Monumen Bahasa Nasional akan berdiri di Pulau Penyengat, anggaran rp100 miliar disiapkan

Johanes Christiaan
Selasa, 28 Oktober 2025
1 menit membaca

PRIORITAS, 28/10/2025 (Tanjungpinang): Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Pemprov Kepri) menyiapkan anggaran sebesar Rp100 miliar melalui KUA-PPAS APBD 2026 untuk pembangunan Monumen Bahasa Nasional di Pulau Penyengat, Kota Tanjungpinang.


Wakil Gubernur Kepri Nyanyang Haris Pratamura dalam keterangannya diterima Selaa (28/10/25) mengatakan, anggaran tersebut kini dibahas bersama DPRD Kepri dan akan mendapat dukungan dari APBN Kementerian Kebudayaan RI. “DED sudah siap, dan pembangunan ditargetkan dimulai awal 2026,” ujarnya dalam keterangan tertulisnya.

Monumen yang akan berdiri di Bukit Kursi Penyengat itu menjadi simbol lahirnya Bahasa Indonesia yang berakar dari Bahasa Melayu karya Raja Ali Haji. “Monumen ini penegasan bahwa Kepri adalah cikal bakal Bahasa Indonesia,” tegas Nyanyang.

Pemerintah melibatkan LAM Kepri, tokoh masyarakat, akademisi, dan ahli cagar budaya agar pembangunan berjalan matang dan bermakna.


Dukungan juga datang dari Balai Pelestarian Budaya Wilayah IV dan Tim Ahli Cagar Budaya Kepri yang menilai proyek ini penting sebagai penghargaan terhadap warisan bahasa dan budaya Melayu.

“Dunia sudah menghargai, bahkan Turkmenistan punya Monumen Raja Ali Haji. Saatnya kita juga menunjukkan kepedulian terhadap bahasa dan budaya kita,” ujar Abdul Malik, Ketua Tim Ahli Cagar Budaya Kepri. (P-Jeff K)

Terverifikasi di Dewan Pers
Nomor 1370/DP-Verifikasi/K/V/2025

xIklan
xIklan