Menteri Agama: Paskah nasional 2026 di Sulteng jadi contoh nyata toleransi

Sem Muhaling
Selasa, 28 April 2026
2 menit membaca

PRIORITAS, 27/4/26 (Sigi): Perayaan Ibadah Paskah Nasional 2026 yang diselenggarakan di Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) pada Minggu (26/4/2026), bukan sekadar rangkaian ibadah iman bagi umat Kristiani. Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, menyebut gelaran ini sebagai bukti nyata keberhasilan Sulawesi Tengah dalam merajut keberagaman menjadi simpul persatuan bangsa.


Dalam kunjungannya pada perayaan paskah nasional di Desa Loru, Kecamatan Sigi Biromaru, Kabupaten Sigi, Menteri Agama mengaku terkesan dengan keterlibatan seluruh lapisan masyarakat dan organisasi kemasyarakatan (ormas) yang bahu-membahu menyukseskan acara tersebut.

“Apa yang kita saksikan malam ini sangat luar biasa. Sulawesi Tengah telah menunjukkan wajah Indonesia yang sesungguhnya, di mana perbedaan suku, budaya, dan agama dapat berpadu dalam harmoni yang indah,” ujar Nasaruddin Umar sebagaimana dilansir dari Antara.

Laboratorium Toleransi

Menurut Menag, nilai-nilai toleransi di Sulawesi Tengah bukan lagi sekadar wacana, melainkan kenyataan hidup yang sudah teruji. Ia berharap, kesuksesan Paskah Nasional ini dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain untuk memperkuat kerukunan.


“Harapan saya ke depan, Kota Palu dan Sulawesi Tengah bisa kita jadikan sebagai ‘Laboratorium Toleransi’ bagi Indonesia,” tambahnya.

Ia juga menekankan bahwa esensi Paskah—yang mencakup nilai pengorbanan, kebangkitan, dan harapan—adalah inspirasi universal yang melampaui batas agama, yang sangat relevan dalam membangun kehidupan berbangsa dan bernegara.

Baca juga: Hadiri Paskah Nasional 2026 di Manado Hashim Djojohadikusmo sosialisasi program rumah subsidi.

Apresiasi Pemerintah Daerah

Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh umat Kristiani yang telah memberikan kepercayaan kepada daerahnya untuk menjadi tuan rumah perhelatan nasional ini.

“Kami sangat bangga dan bahagia karena perayaan Paskah Nasional ini dapat berjalan dengan damai, lancar, dan penuh sukacita,” tutur Anwar Hafid.

Sulteng

Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid.(Courtesy: RRI)

Keberhasilan kolaborasi antara pemerintah, tokoh agama, dan masyarakat di Kabupaten Sigi dan Kota Palu ini diharapkan menjadi pemicu untuk terus menjaga serta meningkatkan iklim kondusif dan kerukunan umat beragama di wilayah Sulawesi Tengah di masa mendatang.(P-sem)

Terverifikasi di Dewan Pers
Nomor 1370/DP-Verifikasi/K/V/2025

xIklan
xIklan