Dies natalis ke-67, Fakultas Kedokteran Unsrat tegaskan peran strategis bagi Sulut dan Indonesia

Sem Muhaling
Jumat, 12 Juni 2026
Kampus Riset 0 199
3 menit membaca

PRIORITAS, 12/6/26 (Manado): Fakultas Kedokteran (Faked) Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) terus menunjukkan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah dan bangsa melalui pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Memasuki usia ke-67 tahun, fakultas ini dinilai telah memberikan dampak signifikan bagi Sulawesi Utara maupun Indonesia.


Hal tersebut disampaikan Rektor Oktovian Berty Alexander Sompie melalui sambutan tertulis yang dibacakan Wakil Rektor I Arthur Gehart Pinaria pada Sidang Senat Terbuka Dies Natalis ke-67 Fakultas Kedokteran Unsrat yang berlangsung di aula fakultas, Kamis (11/6/2026).

Sidang senat terbuka tersebut dipimpin Ketua Senat Fakultas Kedokteran Linda WA Rotty dan turut dihadiri sejumlah undangan, termasuk Wakil Wali Kota Richard Sualang.

Rektor dorong penguatan riset dan mutu lulusan

Dalam sambutannya, Rektor Unsrat menegaskan bahwa Fakultas Kedokteran telah menjadi salah satu pilar penting dalam pengembangan sumber daya manusia di bidang kesehatan selama lebih dari enam dekade.


“Fakultas Kedokteran Unsrat telah memberikan dampak signifikan melalui pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi selama 67 tahun,” ujar Pinaria membacakan sambutan rektor, seperti dilansir dari meimonews.com

Menurutnya, usia 67 tahun merupakan perjalanan panjang yang membuktikan konsistensi fakultas dalam menjalankan fungsi pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Ke depan, Unsrat mendorong Fakultas Kedokteran untuk terus meningkatkan kualitas penelitian serta menjaga mutu lulusan agar semakin kompetitif dan mampu menjawab tantangan dunia kesehatan yang terus berkembang.

“Peningkatan riset dan penjagaan kualitas lulusan harus terus dilakukan agar Fakultas Kedokteran Unsrat semakin unggul di masa mendatang,” tegasnya.

Miliki 18 program studi, mayoritas berstatus unggul

Dalam laporan akademiknya, Dekan Fakultas Kedokteran Unsrat, Billy Johnson memaparkan berbagai capaian dan perkembangan fakultas sepanjang tahun terakhir.

Laporan tersebut mencakup visi dan misi fakultas, akreditasi program studi, bidang pendidikan, penelitian, kerja sama, pengabdian kepada masyarakat, pengelolaan keuangan dan administrasi umum, hingga kegiatan kemahasiswaan.

Saat ini Faked Unsrat memiliki 18 program studi. Dua program studi baru yang diresmikan pada Maret 2026 masih dalam proses menuju akreditasi. Sementara itu, 16 program studi lainnya telah terakreditasi dengan rincian 10 program studi berstatus Unggul dan enam program studi berstatus Baik Sekali.

Lebih dari 2.000 mahasiswa dan ratusan dosen tetap

Data per April 2026 menunjukkan jumlah mahasiswa Faked Unsrat mencapai 2.084 orang. Untuk mendukung proses akademik dan pengembangan institusi, fakultas ini diperkuat oleh 217 dosen tetap.

Selain memaparkan data kelembagaan, Billy Johnson juga menyampaikan berbagai prestasi yang berhasil diraih mahasiswa dalam kurun satu tahun terakhir, termasuk penguatan jejaring kerja sama dan program pengabdian kepada masyarakat.

Menuju Fakultas Kedokteran unggul berbasis kesehatan pariwisata

Pada kesempatan tersebut, Fakultas Kedokteran Unsrat kembali menegaskan komitmennya dalam mewujudkan visi menjadi fakultas kedokteran yang unggul, berbudaya, dan berdaya saing di bidang kesehatan pariwisata pada tahun 2030.

Dengan dukungan sumber daya manusia yang kuat, kualitas program studi yang terus meningkat, serta penguatan riset dan inovasi, Faked Unsrat optimistis dapat terus berkontribusi dalam pembangunan sektor kesehatan, baik di Sulawesi Utara maupun di tingkat nasional.(P-*r/sm)

Terverifikasi di Dewan Pers
Nomor 1370/DP-Verifikasi/K/V/2025

xIklan
xIklan