PRIORITAS, 8/10/26 (Manado): Kementerian Agama (Kemenag) menilai tokoh agama Hindu memiliki peran penting dalam menjaga kerukunan dan membangun kehidupan harmonis di tengah masyarakat Sulawesi Utara.
Kepala Kantor Wilayah Kemenag Sulut Ulyas Taha mengatakan tokoh Hindu Sulut selama ini terus mengambil bagian dalam membangun kehidupan keagamaan yang harmonis.
“Tokoh agama Hindu terus berperan aktif dalam membangun kehidupan keagamaan yang harmonis di tengah masyarakat Sulut,” kata Ulyas Taha di Manado, Rabu.
Menurutnya, peran tokoh agama menjadi semakin penting karena masyarakat Sulut hidup dalam lingkungan yang memiliki keberagaman agama dan keyakinan.
Tokoh agama punya posisi strategis
Ulyas mengatakan tokoh agama tidak hanya berperan dalam menyampaikan nilai-nilai keagamaan kepada umat. Mereka juga memiliki posisi strategis dalam membangun toleransi dan hubungan yang saling menghargai.
Ia berharap para tokoh agama dapat terus memberikan pembinaan kepada umat, terutama menghadapi dinamika kehidupan masyarakat yang terus berkembang.
Menurut Ulyas, pembinaan keagamaan yang dilakukan secara konsisten dapat membantu masyarakat memahami pentingnya menjaga kehidupan yang rukun dan damai.
Karena itu, Kemenag menilai peningkatan kapasitas serta penguatan peran tokoh agama perlu terus dilakukan.
Dialog keagamaan dinilai penting
Ulyas menyebut dialog keagamaan menjadi salah satu sarana penting untuk memperkuat pemahaman dan komunikasi di tengah masyarakat.
Melalui dialog, para tokoh agama dapat membangun komunikasi yang lebih terbuka sekaligus mencegah munculnya kesalahpahaman di antara kelompok masyarakat yang berbeda.
Semangat tersebut dinilai sejalan dengan upaya mempertahankan Sulut sebagai daerah yang memiliki tradisi kerukunan dan toleransi antarpemeluk agama.
Kemenag berharap seluruh tokoh agama terus mengambil bagian dalam merawat suasana damai, toleran, harmonis, dan saling menghargai.
Kontingen Sulut juga disiapkan untuk UDG 2027
Selain persoalan kerukunan, Ulyas juga menekankan pentingnya persiapan kontingen Sulawesi Utara menghadapi Utsawa Dharma Gita (UDG) 2027.
Persiapan tersebut diminta dilakukan secara matang, mulai dari pembinaan, proses seleksi, pelatihan hingga pendampingan bagi peserta yang akan mewakili Sulawesi Utara.
Ulyas berharap seluruh pihak terkait memberikan fasilitasi dan dukungan penuh kepada kontingen UDG Sulut.
Dengan persiapan optimal, para peserta diharapkan mampu mengikuti kegiatan dengan baik, meraih prestasi, sekaligus membawa nama Sulawesi Utara di tingkat nasional. (P-*/Ant/sm)








