PRIORITAS, 7/10/26 (Motegi): Usai menyapu bersih seri Jepang, Narc Marquez akan berupaya melanjutkan laju bagus itu di Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026, atau MotoGP Mandalika 2026, akhir pekan ini. Tetapi, selama ini juara dunia sembilan kali itu selalu kesulitan di sana. Pihak Ducati pun menyatakan tak masalah seandainya Marc Marquez gagal maksimal pada akhir pekan ini.
Memang Narc Marquez dibayangi rekor buruk di Mandalika. Manajer Tim Ducati Davide Tardozzi mengatakan, sekalipun Marquez kehilangan 12 poin, hasil itu tidaklah buruk.
Dilaporkan, sesudah menyapu bersih seri Jepang, Marc berupaya melanjutkan laju bagus itu di Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026, atau MotoGP Mandalika 2026, akhir pekan ini. Sayangnya, selama ini juara dunia sembilan kali itu selalu kesulitan di sana.
Tidak pernah bisa menyelesaikan balapan
Saat Mandalika masuk kalender MotoGP, Marc tidak pernah bisa menyelesaikan balapan grand prix di sana. Dia tiga kali retired di tiga edisi terakhir karena mengalami kecelakaan. Salah satunya crash horor pada tahun lalu yang mengakibatkan patah tulang selangka.
Namun bagaimanapun, ada ekspektasi Marquez akan meraih hasil bagus di MotoGP Mandalika 2026. Pasalnya, superstar balap motor Spanyol itu hanya berjarak dua poin saja dari Jorge Martin di klasemen MotoGP. Ini kesempatan bagus untuk mengkudeta sang rival.
Bagi Ducati, tak masalah seandainya Marc Marquez gagal maksimal pada akhir pekan ini. Meskipun, penunggang Desmosedici menguasai Mandalika dengan kemenangan Francesco Bagnaia (2023), Jorge Martin (2024), dan Fermin Aldeguer (2025).
"Saya pikir kehilangan 10 atau 12 poin bisa dibilang bukan sesuatu yang buruk," ujar Tardozzi kepada TNT Sports, dikutip Detik.com.
"Saya ingin mengatakan satu hal: ya, kami bisa menganggap bahwa kehilangan 10 atau 12 poin adalah kerugian yang wajar di Mandalika, tapi kami akan ke sana untuk menang," dia menambahkan jelang MotoGP Mandalika 2026 itu. (P-*/man)








