PRIORITAS, 7/10/16 (Jakarta): Sutradara kondang Bene Dion Rajagukguk kembali siap menggoncang industri perfilman tanah air. Setelah sukses besar lewat film fenomenal “Ngeri-Ngeri Sedap” (2022) yang sempat mewakili Indonesia di ajang Piala Oscar, kini Bene kembali dengan karya terbaru yang tidak kalah menghebohkan: sebuah film musikal bertajuk "Pulang Kampung".
Bukan fiksi belaka, film ini diangkat langsung dari kisah nyata dan pengalaman emosional musisi legendaris Viky Sianipar bersama sang ayah. Projek akbar ini semakin berkelas karena diproduseri oleh tangan dingin Ernest Prakasa dan Dipa Andika, duo jenius di balik film-film box office seperti “Agak Laen”.
"Ya, kalau ‘Ngeri-Ngeri Sedap’ itu cerita aku sama bapakku. Kalau “Pulang Kampung”, ini murni kisah Bang Viky Sianipar sama bapaknya," ungkap Bene Dion penuh semangat dalam acara peluncuran cuplikan perdana film “Pulang Kampung” di Jakarta, Rabu (7/10/26), seoerti diwartakan Antara.
Hubungan bapak-anak yang lebih keras
Jika dalam film “Ngeri-Ngeri Sedap” penonton disuguhkan drama keluarga yang penuh haru, “Pulang Kampung” menjanjikan dinamika konflik bapak dan anak yang jauh lebih mendalam dan berbeda. Viky Sianipar bahkan membocorkan sedikit kemelut hubungan masa lalunya yang dijamin bakal membuat penonton merasa terhubung.
"Bapakku enggak pernah minta maaf," kenang pemilik album lintas generasi Toba Dream tersebut, menggambarkan betapa kerasnya ego sang ayah kala itu.
Sinopsis
Tokoh utama film ini bernama Daniel, seorang vokalis band rock metropolitan yang diperankan oleh penyanyi muda berbakat, Axelo Nababan.
Daniel digambarkan sebagai representasi anak muda gaul Jakarta yang sempat kehilangan arah dan merasa asing dengan identitas budaya Batak di dalam dirinya.
Kisah berbalik ketika suatu hari sang ayah memintanya secara tak terduga untuk pulang ke Sumatera Utara. Sang ayah menantang Daniel untuk menggelar konser besar sekaligus menciptakan album musik Batak di tanah kelahiran mereka.
Sembilan lagu Batak epik
Demi menyajikan visual dan audio yang memukau, Bene Dion tidak sendirian di kursi sutradara. Ia berkolaborasi dengan Kristo Immanuel, sutradara muda jenius yang sebelumnya sukses menggarap film “Kaka Boss”.
Tak main-main, film musikal ini juga menjadi perwujudan mimpi besar Viky Sianipar yang sudah lama ingin membawa lagu daerah Sumatera Utara masuk ke dalam playlist generasi masa kini.
Bertindak langsung sebagai pengarah musik, Viky telah menyiapkan sembilan lagu Batak epik yang siap memanjakan telinga penonton.
Beberapa mahakarya yang dipastikan menggema di bioskop antara lain lagu legendaris "Jamila", tembang syahdu "Tiris Mo Lae Bangkuang", dan lagu penuh energi "Tor-Tor Hon Ma" yang dipilih langsung oleh Bene Dion, serta sebuah aransemen medley yang megah.
Keseruan film “Pulang Kampung” dipastikan semakin pecah berkat jajaran bintang papan atas yang mengisi daftar pemain, mulai dari Vanessa Simorangkir hingga solois bersuara emas, Judika Sihotang.
Siapkan tisu dan emosi Anda, karena film musikal “Pulang Kampung” siap mengajak kita semua menyelami arti rumah, keluarga, dan warisan budaya yang tak lekang oleh waktu. (P-Ant/rwt)








