Oleh karena itu, pihak pemerintah daerah menandatangani perjanjian kerja sama bersama PT Agriculture Global Khatulistiwa. Perusahaan nasional di bawah naungan Firman’s Grup tersebut bakal menggarap proyek investasi di wilayah pesisir.
Selanjutnya, Wakil Bupati Gorontalo Utara, Nurjana Hasan Yusuf menyampaikan bahwa proyek ini memberi dampak ekonomi luas. Menurutnya, kemitraan strategis tersebut sanggup menyerap ribuan tenaga kerja lokal serta menyumbang pendapatan daerah.
Pembangunan pabrik pakan dan rumah potong
Di samping itu, investasi besar ini membuka ruang usaha seluas-luasnya bagi para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah. Bahkan, proyek terpadu ini diyakini mendongkrak roda perekonomian masyarakat secara signifikan.
Sebab, kerja sama tersebut berlanjut dengan pembangunan pabrik pakan di Desa Tolongio. Selain itu, investor membangun rumah potong hewan khusus unggas serta fasilitas pendingin di Desa Putiana.
Oleh sebab itu, fasilitas pengalengan daging ayam juga berdiri melengkapi kawasan industri pangan tersebut. Sementara itu, pembangunan kandang ayam petelur berlokasi di Desa Motihelumo, Kecamatan Anggrek.
Mendukung program ketahanan pangan nasional
Melansir
Antara News Gorontalo, pengerjaan seluruh fasilitas produksi industri pangan ini mulai berjalan pada September mendatang. Keterangan resmi tersebut disampaikan usai upacara HUT Kemerdekaan RI di halaman kantor bupati.
Kemudian, Sekretaris Daerah, Suleman Lakoro turut mendampingi wakil bupati saat mengumumkan kerja sama investasi tersebut. Pembangunan kawasan ini mendukung program ketahanan pangan serta hilirisasi ternak ayam terintegrasi gagasan Presiden
Prabowo Subianto.
Dengan demikian, Nurjana berharap momen kemerdekaan membawa semangat baru bagi seluruh warga. Akhirnya, dukungan masyarakat sangat penting demi menyukseskan program pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan daerah. (P-*Ant/sm)