Simak !!! Badan Wilayah Sungai petakan daerah rawan bencana banjir-longsor di Sulawesi Utara

Selvijn MJR
Sabtu, 21 Februari 2026
Cuaca DAERAH 0 510
2 menit membaca

PRIORITAS, 21/2/26 (Manado): Memasuki akhir pekan ini, pihak Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi I memetakan daerah atau lokasi yang tergolong rawan bencana banjir dan longsor saat kondisi cuaca ekstrem, guna memperkuat upaya mitigasi dan antisipasinya.

“Kami memiliki data dan studi mana titik-titik atau daerah-daerah rawan bencana banjir dan tanah longsor di Sulawesi Utara,” kata Kepala BWS Sulawesi I, Sugeng Hariyanto di Manado, Jumat (20/2/26) kemarin.

Dikatakan, penyebarluasan informasi melalui media ini penting untuk memberikan pengetahuan bagi warga dan pemangku kepentingan, guna meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi bencana.

“Ini penting agar masyarakat mengetahui titik-titik mana yang menurut sejarah pernah terjadi bencana,” paparnya, dikutip Antara.

Kemudian Sugeng Hariyanto merunut titik-titik potensial bencana banjir dan tanah longsor di wilayah provinsi berpenduduk lebih 2,6 juta jiwa ini.

Rawan banjir dan longsor

Disebutkan, Kota Manado, beberapa kecamatan memiliki potensi rawan banjir dan tanah longsor yaitu Kecamatan Sario, Kecamatan Wenang, Kecamatan Singkil, Kecamatan Tikala, Kecamatan Tuminting, dan Kecamatan Wanea dan sekitarnya.

Sedangkan, di Kabupaten Minahasa Tenggara, BWS Sulawesi I memetakan Kecamatan Belang, di Kabupaten Minahasa Utara yaitu Kecamatan Kalawat dan Likupang Timur.

Kemudian, di Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan yaitu Kecamatan Pinolosian Tengah, dan Pinolosian Timur, sedangkan di Kabupaten Bolaang Mongondow yaitu Kecamatan Poigar dan Passi Barat.

Lalu Sugeng menambahkan, di Kabupaten Bolaang Mongondow Utara, daerah potensial banjir dan tanah longsor yaitu Kecamatan Bolangitang Barat, Kecamatan Sangkup dan Kecamatan Bintauna, sedangkan di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur yaitu Kecamatan Nuangan,  Kecamatan Motongkat dan sekitarnya.

“Ini adalah lokasi-lokasi yang sudah kita identifikasi sebagai daerah rawan bencana yang hampir tiap tahun selalu ada saja bencana yang terjadi baik itu banjir maupun tanah longsor,” katanya lagi.

Karenanya dia berharap, warga berhati-hati dan meningkatkan kesiapsiagaan saat melakukan aktivitas dalam kondisi cuaca ekstrem tersebut. (P-*r/se)

Terverifikasi di Dewan Pers
Nomor 1370/DP-Verifikasi/K/V/2025