Tinjau KEK Bitung, Gubernur Yulius pastikan infrastruktur rampung dan investasi Rp10,5 T masuk

Sem Muhaling
Kamis, 30 April 2026
3 menit membaca

PRIORITAS, 30/4/26 (Bitung): Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus Komaling, melakukan kunjungan kerja ke Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Bitung pada Kamis (30/4/2026). Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan percepatan investasi serta meninjau langsung kesiapan infrastruktur pendukung di kawasan strategis tersebut.


Infrastruktur jalan rampung

Dalam tinjauannya, Gubernur Yulius mengungkapkan kabar positif terkait aksesibilitas kawasan. Ia menyatakan bahwa pembangunan jalan utama menuju dan di dalam KEK Bitung kini telah rampung sepenuhnya. Infrastruktur yang memadai ini diyakini menjadi kunci utama dalam menarik minat para pelaku usaha.
“Infrastruktur jalan sudah rampung dan siap digunakan. Ini adalah komitmen kita untuk memberikan kenyamanan dan kepastian bagi para investor yang ingin menanamkan modalnya di Sulawesi Utara, khususnya di Bitung,” ujar Gubernur Yulius.

Investasi KEK Rp10,5 Triliun dan hilirisasi industri 

Kesiapan infrastruktur tersebut berdampak langsung pada realisasi investasi. Gubernur membeberkan bahwa saat ini nilai investasi yang masuk ke KEK Bitung telah menembus angka Rp10,5 triliun. Angka ini diperkirakan akan terus bertambah seiring dengan panjangnya antrean investor yang sedang dalam proses administrasi dan penjajakan.

KEK

Gubernur Sulut Yulius Selvanus didampingi Wakil Wali Kota Bitung Randito Maringka menyaksi maket KEK Bitung.(Istimewa)

Baca juga: Pembangunan MORR III Manado, percepat akses konektivitas KEK Bitung

Pentingnya hilirisasi industri di KEK Bitung

Lebih lanjut, Gubernur menekankan pentingnya hilirisasi industri di KEK Bitung. Ia mendorong agar komoditas unggulan daerah tidak lagi dikirim keluar dalam bentuk bahan mentah, melainkan melalui proses pengolahan di dalam kawasan guna memberikan nilai tambah dan menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat lokal.
“Kita dorong penuh hilirisasi. Dengan masuknya investasi sebesar Rp10,5 triliun ini, kita ingin KEK Bitung menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru yang fokus pada pengolahan industri. Antrean investor sudah semakin panjang, ini menandakan kepercayaan publik terhadap potensi ekonomi kita sangat tinggi,” tegasnya.


Bangun pabrik pengolahan pala

Pada kesempatan itu, gubernur Yulius juga menyatakan, sebagai bagian dari penguatan hilirisasi, pemerintah provinsi berencana membangun pabrik pengolahan (biji) pala guna meningkatkan nilai tambah komoditas lokal. Selama ini, pala sebagai salah satu produk unggulan Sulawesi Utara masih banyak dijual dalam bentuk bahan mentah.

Menurut Yulius, pembangunan industri pengolahan di dalam negeri akan memberikan dampak signifikan, tidak hanya terhadap peningkatan nilai ekonomi, tetapi juga dalam menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat.

“Kita dorong agar komoditas tidak lagi keluar dalam bentuk mentah. Harus diolah di sini supaya nilai tambahnya dinikmati oleh daerah,” tegasnya.

Minta permudah proses peizinan

Gubernur juga meminta pengelola KEK Bitung untuk terus mempermudah proses perizinan dan memberikan pelayanan terbaik bagi para calon investor. Hal ini sejalan dengan visi pemerintah daerah untuk menjadikan Sulawesi Utara sebagai gerbang ekonomi di wilayah Pasifik yang kompetitif dan maju.(P-sem)

Terverifikasi di Dewan Pers
Nomor 1370/DP-Verifikasi/K/V/2025

xIklan
xIklan