PRIORITAS, 28/8/26 (Jakarta): BYD Seal 6 DM-i berpeluang masuk pasar otomotif Indonesia. Sedan plug-in hybrid (PHEV) ini mulai diperkenalkan kepada publik Tanah Air. BYD Motor Indonesia belum mengumumkan jadwal peluncuran dan harga resminya. Namun, BYD sudah membawa unit Seal 6 DM-i ke sejumlah kegiatan di Indonesia.
Salah satu kemunculannya terjadi dalam Tech Culture Fest 2026 di Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta. Pengunjung juga mendapat kesempatan menjajal mobil tersebut melalui area test drive. Kehadiran unit ini memberi sinyal BYD mulai memperkenalkan Seal 6 DM-i kepada konsumen Indonesia.
Presiden Direktur PT BYD Motor Indonesia Eagle Zhao sebelumnya turut menjelaskan teknologi DM atau Dual Mode milik BYD. Teknologi tersebut menggabungkan mesin bensin dan motor listrik. Meski demikian, BYD belum mengumumkan rencana penjualan Seal 6 DM-i di Indonesia. Perusahaan juga belum mengungkap varian dan spesifikasi khusus untuk pasar domestik.
Spesifikasi dan jarak tempuh
Secara global, BYD memasarkan Seal 6 DM-i sebagai sedan PHEV lima penumpang. Mobil ini menggunakan teknologi Super Hybrid DM-i. Seal 6 DM-i memiliki panjang 4.840 mm, lebar 1.875 mm, dan tinggi 1.495 mm. Jarak sumbu rodanya mencapai 2.790 mm.
Seal 6 DM-i mampu menempuh perjalanan listrik hingga 105 kilometer berdasarkan pengujian WLTP. Kombinasi tenaga listrik dan bensin membuat jarak tempuhnya mencapai 1.455 kilometer. BYD juga menyediakan fitur Vehicle-to-Load (V2L). Fitur tersebut memungkinkan mobil memasok listrik ke perangkat eksternal.
Harga di pasar luar negeri
Di Spanyol, BYD menjual Seal 6 DM-i mulai 37.000 euro. Nilai tersebut setara sekitar Rp740 juta dengan asumsi kurs Rp20.000 per euro. Varian Comfort Lite memiliki harga 42.000 euro atau sekitar Rp840 juta. Sementara itu, varian Comfort mencapai 43.000 euro atau sekitar Rp860 juta.
Di China, BYD memasarkan model terkait dengan nama Seal 06 DM-i. Harga model tahun 2026 berada di kisaran 89.800 yuan hingga 119.800 yuan. Jika menggunakan kurs sekitar Rp2.390 per yuan, harganya setara Rp214 juta hingga Rp286 juta.
Perbedaan harga antara China dan Eropa cukup besar. Faktor pajak, spesifikasi, biaya logistik, serta strategi pemasaran tiap negara memengaruhi harga tersebut. Karena itu, harga Seal 06 DM-i di China belum dapat menjadi patokan harga jika BYD membawanya ke Indonesia.
BYD perlu mempertimbangkan regulasi dan struktur pajak Indonesia sebelum memasarkan Seal 6 DM-i. Perusahaan juga harus menentukan strategi impor atau produksi lokal. Faktor tersebut dapat memengaruhi harga akhir kendaraan di Tanah Air.
Sebagaimana dikutip dari Otodriver, kemunculan Seal 6 DM-i dalam kegiatan BYD membuat peluang kehadirannya di Indonesia semakin terbuka. Namun, BYD Motor Indonesia belum memberikan kepastian mengenai waktu peluncuran. Konsumen juga masih menunggu informasi mengenai varian dan harga resminya. Jika masuk, Seal 6 DM-i akan menambah pilihan sedan PHEV di pasar kendaraan elektrifikasi Indonesia. (P-*/Zamir)








