
Penandatangan kerja sama BPJS Kesehatan Cabang Batam dan PT Sumitomo Wiring System dalam membantu iuran program JKN warga di Batam, Kepri. (‘Courtesy’ Antara/HO-BPJS Kesehatan Batam)PRIORITAS, 1/10/2026 (Batam): BPJS Kesehatan Cabang Batam memperluas kolaborasi dengan dunia usaha untuk membantu masyarakat memperoleh perlindungan kesehatan melalui Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Langkah tersebut terwujudkan dalam bentuk kerja sama dengan PT Sumitomo Wiring System yang memberikan dukungan pembayaran iuran JKN bagi masyarakat yang membutuhkan.
Pemerintah Kota Batam sebelumnya juga mendorong perluasan kepesertaan dan keaktifan JKN sebagai bagian dari upaya memastikan warga dapat mengakses layanan kesehatan tanpa terkendala persoalan biaya.
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Batam Harry Nurdiansyah mengapresiasi dukungan PT Sumitomo Wiring System yang ikut berkontribusi dalam pembayaran iuran masyarakat.

Menurut Harry, dukungan perusahaan tersebut merupakan bentuk gotong royong untuk meningkatkan keaktifan peserta JKN, terutama masyarakat yang menghadapi kendala dalam memenuhi kewajiban pembayaran iuran.
Ia berharap semakin banyak perusahaan maupun pemangku kepentingan lainnya ikut mengambil bagian dalam upaya memperluas perlindungan kesehatan masyarakat.
General Manager PT Sumitomo Wiring System Anna Rachmawati mengatakan bantuan tersebut sebagai bentuk kepedulian perusahaan terhadap kebutuhan masyarakat di bidang kesehatan.
Menurut dia, Program JKN telah menjadi bagian penting dalam memberikan akses pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Namun, masih terdapat warga yang membutuhkan dukungan karena belum mampu membayar iuran secara mandiri.
Atas kondisi tersebut, perusahaan berinisiatif memberikan kontribusi melalui bantuan pembayaran iuran JKN.
Untuk tahap awal, 50 orang sebagai penerima bantuan. Program tersebut nantinya dapat berkembang secara bertahap sehingga jumlah penerima manfaat semakin bertambah.
Selain membayarkan iuran peserta yang menjadi sasaran awal program, PT Sumitomo Wiring System juga membuka kemungkinan membantu peserta yang memiliki tunggakan, dengan terlebih dahulu melakukan pendataan sesuai mekanisme yang berlaku.
Anna mengatakan komunikasi dengan BPJS Kesehatan menjadi bagian penting dalam pelaksanaan program tersebut. Respons dan pelayanan yang baik dapat membangun kepercayaan antara perusahaan dan penyelenggara JKN.
Kolaborasi tersebut kiranya tidak berhenti pada pemberian bantuan awal, tetapi dapat berkembang menjadi kerja sama berkelanjutan untuk memperluas cakupan perlindungan kesehatan.
BPJS Kesehatan menilai keterlibatan perusahaan dapat menjadi salah satu bentuk dukungan terhadap keberlanjutan Program JKN. Semakin banyak pihak yang terlibat, semakin besar pula peluang masyarakat yang membutuhkan dapat mempertahankan kepesertaan aktif.
Data BPJS Kesehatan menunjukkan program JKN secara nasional telah mencakup lebih dari 284,5 juta peserta hingga 31 Agustus 2026.
Sementara itu, di Batam, pemerintah daerah juga terus mendorong masyarakat memastikan status kepesertaan JKN tetap aktif. Pada April 2026, jumlah peserta JKN di Batam tercatat 1.346.369 jiwa atau sekitar 98 persen dari jumlah penduduk saat itu.
Kolaborasi BPJS Kesehatan dan PT Sumitomo Wiring System menjadi salah satu bentuk keterlibatan sektor swasta dalam mendukung masyarakat agar tetap memperoleh jaminan kesehatan melalui Program JKN. (P-*/Ant/sm)

