PRIORITAS, 21/8/26 (Parigi Moutong): Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menyalurkan bantuan benih padi M70D untuk lahan seluas 13.065 hektare. Program tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat produksi pertanian sekaligus mendukung swasembada pangan.
Bupati Parigi Moutong Erwin Burase mengatakan, bantuan benih itu bersumber dari APBN. Pemerintah daerah juga memperoleh dukungan benih dari APBD Sulawesi Tengah untuk lahan seluas 1.000 hektare.
Penyaluran bantuan tersebut berlangsung bersamaan dengan Gerakan Panen Raya Padi di Desa Suli Indah, Kecamatan Balinggi. Kegiatan itu menjadi momentum untuk mendorong petani meningkatkan indeks pertanaman dan produktivitas lahan.
Benih unggul sasar ribuan hektare lahan
Khusus Kecamatan Balinggi, pemerintah menyalurkan 1.137,5 kilogram benih M70D. Bantuan tersebut diperuntukkan bagi 85 kelompok tani di wilayah itu.
Menurut Erwin, varietas M70D memiliki masa panen sekitar 80 hari. Selain berumur pendek, varietas tersebut juga membantu menekan pertumbuhan padi liar di lahan pertanian.
Karena itu, pemerintah berharap petani dapat memanfaatkan benih tersebut secara optimal. Penggunaan benih unggul juga diharapkan meningkatkan efisiensi budidaya serta produktivitas lahan.
Dukungan tersebut menjadi penting karena Parigi Moutong memiliki potensi besar pada sektor pertanian. Data pemerintah daerah mencatat produksi padi daerah itu mencapai 281.802 ton pada 2023.
Erwin ingin Parigi Moutong semakin kuat
Erwin menilai keberhasilan panen harus mendorong petani meningkatkan produksi. Menurutnya, peningkatan produktivitas perlu berjalan beriringan dengan dukungan pemerintah pusat dan provinsi.
“Harapannya Kabupaten Parigi Moutong bisa menjadi salah satu daerah yang kuat dalam produksi pangan,” kata Erwin. Ia juga berharap daerah tersebut mampu memberi kontribusi terhadap ketahanan pangan daerah dan nasional.
Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong karena itu terus mendorong kolaborasi dengan pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah. Sinergi tersebut diharapkan mampu memenuhi kebutuhan petani terhadap benih berkualitas.
Dengan cakupan lahan mencapai 13.065 hektare, bantuan M70D memiliki peran strategis bagi produksi padi Parigi Moutong. Pemerintah berharap program tersebut tidak berhenti pada penyaluran benih, tetapi menghasilkan peningkatan produktivitas secara nyata.
Momentum memperkuat ketahanan pangan
Gerakan Panen Raya Padi sekaligus menunjukkan keterlibatan langsung petani dalam menjaga produksi pangan. Pemerintah daerah menilai keberhasilan petani menjadi fondasi penting bagi ketahanan pangan.
Selain itu, bantuan benih dari APBN dan APBD provinsi memperkuat dukungan lintas pemerintahan. Pemerintah berharap dukungan tersebut dapat meningkatkan hasil produksi sekaligus memperkuat posisi Parigi Moutong sebagai daerah penghasil pangan.
Penggunaan varietas berumur panen sekitar 80 hari juga membuka peluang efisiensi budidaya. Dengan pengelolaan lahan yang baik, petani berpeluang meningkatkan produktivitas dan mempercepat siklus produksi.
Karena itu, pemerintah mengajak petani memanfaatkan bantuan sesuai kebutuhan dan menerapkan teknik budidaya yang tepat. Langkah tersebut diharapkan mampu menjaga keberlanjutan produksi padi sekaligus mendukung target swasembada pangan. (P-*Ant/sm)








