Dari tayangan langsung YouTube Sekretariat Presiden, Prabowo mengatakan, pandangan tersebut muncul setelah melihat langsung aktivitas di kawasan industri tersebut, termasuk sambutan para pekerja yang dinilainya menunjukkan semangat.

"Tadi saya disambut oleh para karyawan dengan semangat dan tampangnya semua cerah. Saya tidak melihat yang tidak cerah hari ini," ujarnya lagi.

Program hilirisasi senilai Rp180 triliun

Kemudian Kepala Negara mengatakan perkembangan industri di IWIP menjadi bagian dari pembangunan ekonomi Indonesia.

Berdasarkan laporan Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani, realisasi investasi di kawasan tersebut telah mencapai sekitar 20 miliar dolar AS, dengan rencana pengembangan investasi sebesar 7 miliar dolar AS.

Juga pengembangan kawasan tersebut juga dilaporkan telah menyerap lebih dari 100 ribu tenaga kerja

Di kesempatan tersebut, Prabowo meluncurkan program hilirisasi senilai 10,2 miliar dolar AS atau sekitar Rp180 triliun berupa ekspor perdana baterai kendaraan listrik dan peluncuran 11 proyek program hilirisasi.

Adapun ke-11 proyek tersebut, demikian Antara, terdiri atas komersialisasi empat proyek industri dan pembangunan tujuh proyek industri baru di kawasan IWIP.

Butuh keberanian menghadapi berbagai tantangan

Selanjutnya Prabowo menegaskan, pembangunan Indonesia merupakan perjalanan panjang yang membutuhkan keberanian menghadapi berbagai tantangan.

Juga Presiden mengatakan keberhasilan yang dicapai saat ini tidak terlepas dari pembangunan yang telah dimulai sejak masa sebelumnya.

"Kita menghormati pemerintah pendahulu, pemimpin-pemimpin sebelum saya mimpin yang telah berani mengambil langkah-langkah pembangunan seperti ini," tegas Presiden Prabowo Subianto. (P-*/jr)