PRIORITAS, 9/10/26 (Manado): Kematangan intelektual (meraih sejumlah gelar akademik), kesenioran sebagai pamong berujung jadi Wali Kota Manado, lalu kawakan di sektor perpolitikan, malah jauh sebelumnya menjadi salah satu petinggi Sinode GMIM, membuat dirinya layak mendapat amanat baru sebagai Komisaris Utama (Komut) Bank SulutGo (BSG). Tentu juga atas restu Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI P Yulius Selvanus, SE, selaku Pemegang Saham Pengendali (PSP) di PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Utara Gorontalo.
Ya, Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan Tahun Buku 2025 sekaligus RUPS Luar Biasa Tahun 2026 telah menetapkan sosok hebat Dr Ir GS Vicky Lumentut, SH, MSi, MM, DEA (GSVL) ini sebagai Komisaris Utama Bank SulutGo.
Lantas, selang beberapa waktu berselang, bung Vicky (demikian dia akrab disapa sesama rekan sepergerakan, Red), secara resmi lolos uji kompentensi oleh OJK.
Kerabat dari aneka latar pun spontan mendatangi kediamannya, bersyukur kepada TUHAN atas anugerahNYA ini. Tak tanggung-tanggung, di antara yang datang dalam 'aksi syukuran dadakan sederhana' (per 29 September 2026 malam) itu, ada kepala desa, profesional, pers, pendeta, aktivis, dan seterusnya, termasuk para pentolan Rukun Remboken Sedunia, khususnya dari Amerika Serikat serta Jakarta (di mana di antaranya hadir beberapa pebisnis hebat).
Harapan membawa Bank SulutGo semakin berjaya
Nama lengkapnya Godbless Sofcar Vicky Lumentut atau lebih dikenal sebagai Vicky Lumentut. Dia lahir 8 Juni 1959), dan merupakan Wali Kota Manado Periode 2010-2015 (atau wali kota ke-19 sejak kemerdekaan). Pada Tanggal 9 Mei 2016 Ia kembali dilantik kembali menjadi Wali kota Manado untuk periode ke-II.
Penetapannya sevagai Komut BSG, menandai babak baru kepemimpinan di jajaran bank kebanggaan dua provinsi hebat: Gorontalo dan Sulawesi Utara.
Diketahui, Vicky Lumentut, akrab juga dipanggil GSVL, menggantikan Ramoy Luntungan yang sebelumnya menjabat sebagai Komisaris Utama selama kurang lebih satu tahun.
Melansir Komentar.co.id, sosok mantan Ketua Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) sekaligus Wali Jota Manado dua periode ini dianggap memiliki rekam jejak yang mumpuni untuk mengemban tugas pengawasan di Bank SulutGo.
Karenanya sangat wajar jika dari berbagai ruang diskusi publik, muncul keyakinan bahwa pengalaman panjang GSVL dalam memimpin pemerintahan kota selama satu dekade, juga kepiawaian mengelola berbagai organisasi (gereja, mahasiswa hingga politik, Red), akan menjadi modal berharga ke depan. Di samping itu, keterlibatannya sebagai salah satu pemegang saham pada masa jabatannya sebagai Wali Kota Manado semakin memperkuat legitimasi dan pemahamannya terhadap dinamika perbankan daerah.
Dalam bincang-bincang dengan sejumlah pakar, lengamat dan pelaku ekonomi Sulawesi Utara, juga terungkap optimisme bahwa GSVL mampu membawa Bank SulutGo semakin kokoh dalam menghadapi tantangan ekonomi regional maupun nasional. Kehadirannya di jajaran komisaris diharapkan dapat memperkuat tata kelola serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap bank daerah ini.
Memiliki 'tangan dingin' serta telah teruji
Sementara bagi Bank SulutGo, penunjukan ini tidak hanya mendapatkan figur berpengalaman, tetapi juga seorang pemimpin yang memiliki 'tangan dingin' serta telah teruji dalam membangun kepercayaan publik.
Ya, harapan besar kini tertuju pada GSVL untuk menghadirkan pengawasan yang visioner, sehingga Bank SulutGo dapat terus tumbuh sebagai pilar ekonomi Sulawesi Utara dan menjadi mitra strategis bagi masyarakat serta pemerintah daerah, bahkan Indonesia Timur dan Nasional. (P-*/jr)








