Sup jamur beracun bunuh empat orang di California

Jeffry Wuisan
Minggu, 8 Februari 2026
3 menit membaca

PRIORITAS, 8/2/26 (Sacramento): Empat orang meninggal dunia dan tiga lainnya membutuhkan transplantasi hati, akibat mengkonsumsi sup jamur death cap yang beracun dan mematikan di Caifornia, Amerika Serikat.


Seperti dikutip Beritaprioritas.com dari The Independent, hari Minggu (8/2/2026), jamur beracun jenis death cap banyak tumbuh dan menyebar luas di seluruh negara bagian Califonia,  usai periode curah hujan yang tinggi.

Warga setempat tergiur dan mengambil jamur yang biasa tumbuh di tanah itu, untuk dicampur dalam sup tortilla.

Empat di antaranya akhirnya meninggal dunia dan paramedis terpaksa harus melakukan operasi pergantian hati (transplantasi) untuk menyelamatkan hidup tiga lainnya.


Departemen Kesehatan Masyarakat California (CDPH) telah mengeluarkan peringatan mendesak bagi semua masyarkat untuk menghindari kegiatan mencari jamur liar.

Bentuk dan warna jamur mematikan tersebut mudah disalahartikan sebagai jenis jamur yang aman dan dapat dimakan.

Menurut dinas kesehatan, sejak 18 November 2025 lalu, lebih dari tiga lusin kasus keracunan jamur telah dilaporkan, termasuk kasu baru yang menewaskan empat orang dan tiga transplantasi hati.

 

Kerusakan hati

Banyak warga yang mencari pertolongan medis menderita kerusakan hati akut yang berkembang pesat dan selanjutnya gagal hati total.

Beberapa pasien membutuhkan perawatan intensif di ICU. Korban berusia antara 19 bulan hingga 67 tahun.

“Jumlah ini jauh melebihi laporan umum yang menunjukkan kurang dari 5 kasus keracunan jamur per tahun,” demikian pernyataan departemen tersebut dalam peringatan kesehatan masyarakatnya.

Pusat Pengendalian Racun AS melaporkan menangani 2.315 kasus keracunan jamur antara September 2025 dan Januari 2026. Jumlah ini meningkat 40 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Para ahli memperingatkan warna jamur bukanlah indikator yang dapat diandalkan untuk menentukan tingkat toksisitasnya (racun).

Jamur jenis death cap tetap beracun meski dikonsumsi setelah dimasak, karena merebus dalam air mendidih pun tidak akan memengaruhi sifat mematikannya.

Jamur beracun seperti ini menyebabkan empat orang meninggal di California setelah mengkonsumsinya.(theindependent)

 

Mirip jamur aman

Salahsatu korban keracunan jamur, Laura Marcelino (36 tahun), menceritakan kepada San Francisco Chronicle bagaimana keluarganya di Salinas, California Utara, mengumpulkan jamur mirip dengan jamur yang biasa ia dan suaminya cari di kampung halaman mereka di Oaxaca, sebuah negara bagian di Meksiko Selatan. “Kami pikir itu aman,” kata Laura dalam bahasa Spanyol.

Keesokan harinya, suaminya merasa pusing dan lelah, tetapi Laura merasa baik-baik saja.

Mereka kembali mengonsumsi jamur tersebut, yang dipanaskan dalam sup dengan tortilla, beruntung anak-anak mereka yang tidak menyukai jamur, tidak ikut memakannya.

Laura dan suaminya yang merupakan pekerja pertanian musiman, akhirnya jatuh sakit dan muntah-muntah keesokan harinya sehingga tidak masuk kerja.

Laura Marcelino menghabiskan lima hari di rumah sakit, sementara suaminya akhirnya membutuhkan transplantasi hati.

 

Gejala keracunan

Gejala akibat mengonsumsi jamur beracun dapat meliputi kram perut, mual, diare, atau muntah dalam waktu 24 jam, dan situasinya dapat memburuk dengan cepat.

Para ahli memperingatkan gejala awal mungkin mereda dalam sehari, tetapi kerusakan hati yang parah hingga fatal masih dapat berkembang dalam dua hingga tiga hari.

Jamur Death cap telah ditemukan di taman-taman lokal dan nasional di seluruh California Utara dan Central Coast, dengan kelompok-kelompok yang teridentifikasi di daerah Monterey dan Teluk San Francisco .

Departemen kesehatan masyarakat mencatat banyak dari mereka yang keracunan adalah penutur bahasa Spanyol, Mixteco, dan Mandarin Tiongkok.

Sebagai tanggapan, negara bagian telah memperluas peringatannya dalam berbagai bahasa, dengan bahasa Spanyol menjadi bahasa utama bagi lebih dari 60 persen dari mereka yang terdampak.

Anak-anak termasuk di antara korban tahun ini. Para pejabat menyarankan kewaspadaan terhadap anak-anak dan hewan peliharaan di area terbuka tempat jamur tumbuh, dan merekomendasikan untuk membeli jamur hanya dari toko kelontong dan penjual yang terpercaya.

Pengobatan menjadi jauh lebih sulit setelah gejala muncul, karena itu dokter mendesak setiap orang untuk segera mencari perawatan medis jika mereka mencurigai telah mengonsumsi jamur beracun.(P-Jeffry W)

Terverifikasi di Dewan Pers
Nomor 1370/DP-Verifikasi/K/V/2025

xIklan
xIklan