Hadapi Cuaca Ekstrem, Sulut Perkuat Kolaborasi Ketahanan Pangan

Deky Geruh
Jumat, 25 September 2026
DAERAH 0 73
2 menit membaca

Kadis Ketahanan Pangan Sulut Rahel Ruth Rotinsulu, di Manado. ANTARA


PRIORITAS, 25/9/26 (Manado) : Mengatasi cuaca ekstrem yang masih berlangsung, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara (Sulut) terus meningkatkan kolaborasi dengan berbagai pihak untuk memperkuat ketahanan pangan.

“Sinergi antarinstansi perlu terus diperkuat, khususnya menghadapi tantangan cuaca dan ketergantungan pasokan dari wilayah lain,”kata Kadis Ketahanan Pangan Sulut Rahel Ruth Rotinsulu, seperti dikutip Antara, Kamis (24/9/2026).

Ia mengatakan kolaborasi tersebut tidak berhenti pada intervensi jangka pendek, tetapi juga berlanjut pada penguatan produksi lokal dan ketahanan pangan daerah.


Dia memastikan intervensi berjalan efektif, pengawalan dilakukan secara terpadu dan
Dinas Ketahanan Pangan mendukung pengaturan distribusi pangan ke titik-titik sasaran.

Satgas Pangan, lanjutnya, juga melakukan pemantauan harga dan penyaluran untuk mencegah kenaikan harga yang tidak wajar di tingkat eceran, termasuk melalui pakta integritas dengan pedagang pengecer.

Dalam jangka menengah dan panjang, ia mengatakan Tim pengendali inflasi daerah (TPID) akan terus mengarahkan penguatan produksi lokal, penguatan kalender tanam, serta peningkatan ketahanan pangan daerah.

Sehingga, katanya, respons cepat melalui Fasilitasi Distribusi Pangan (FDP) cabai rawit dari Probolinggo, Jawa Timur, menjadi bagian dari strategi komprehensif TPID Sulawesi Utara untuk menjaga stabilitas harga sekaligus memperkuat keberlanjutan produksi pangan daerah.

Hal itu merupakan bentuk respons cepat TPID Sulawesi Utara melalui pelaksanaan FDP Tahap II yang menjangkau seluruh kabupaten dan kota indeks harga konsumen (IHK) di Sulawesi Utara.(P-r*ant/dg)

Terverifikasi di Dewan Pers
Nomor 1370/DP-Verifikasi/K/V/2025

xIklan
xIklan