
Dewan Perwakilan Luar Negeri (DPLN) Gekrafs di Dubai ltelah menggelar dua agenda penting di Dubai. (Courtesy: Gekrafs via Antara)PRIORITAS, 23/9/26 (Jakarta): Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (DPP Gekrafs) melantik kepengurusan Dewan Perwakilan Luar Negeri (DPLN Gekrafs) Uni Emirat Arab (UEA) periode 2026–2029.

Langkah strategis tersebut diambil untuk menjadikan Dubai sebagai hub kolaborasi ekonomi kreatif Indonesia di kawasan Timur Tengah.
Hal itu diungkapkan Ketua Umum DPP Gekrafs, Kawendra Lukistian, di Jakarta, Selasa (22/9/26), sebagaimana dilansir dari Antara Rabu (23/9/26).
Lebih lanjut ia menyatakan, ekspansi ini bertujuan memperluas jejaring internasional. Ditambahkan, kehadiran Gekrafs di UEA diharapkan mampu membuka peluang kerja sama yang lebih besar dengan industri kreatif global.

“Dubai adalah pusat bisnis dan perdagangan global. Kehadiran DPLN Gekrafs di UEA akan menjadi jembatan bagi pelaku ekonomi kreatif Indonesia untuk masuk ke pasar global, bertemu mitra baru, dan menciptakan kolaborasi berkelanjutan,” ujar Kawendra.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Komite Luar Negeri Gekrafs, Osco Olfriady Letunggamu, menekankan pentingnya komunikasi jangka panjang. “Gekrafs berkomitmen untuk tidak sekadar melakukan pelantikan, tetapi juga menghadirkan dampak ekonomi yang nyata,” ujarnya.
Untuk mencapai target tersebut, DPLN Gekrafs UEA berfokus pada tiga program utama yaitu penguatan jejaring bisnis yaitu dengan membuka akses pasar internasional bagi produk lokal.
Selanjutnya promosi karya kreatif untuk mengenalkan potensi dan keunikan industri kreatif Indonesia di Timur Tengah, serta kerja sama konkret dengan menggelar business matching berkala untuk mempertemukan pelaku usaha Indonesia dengan mitra lokal di UEA.
Ketua DPLN Gekrafs UEA yang baru dilantik, Saugi Sulaiman Ajaj, berkomitmen menjadikan organisasi ini sebagai ‘rumah bersama’ sekaligus pintu masuk bisnis yang aktif.
Sebagai bentuk aksi nyata setelah pelantikan, Gekrafs langsung menggelar dua agenda penting di Dubai. Creative Talk yaitu diskusi mendalam yang membahas potensi ekonomi kreatif dan peluang bisnis bilateral antara Indonesia dan UEA.
Berikutnya Business Matching berupa pertemuan bisnis langsung antara pengurus Gekrafs dan sejumlah pengusaha lokal yang diadakan di Resto Kaya Rasa, Dubai. Pertemuan ini berfokus pada pemasaran produk serta penjajakan investasi jasa kreatif.
Aksi internasional Gekrafs ini mendapat dukungan penuh dari berbagai instansi strategis, termasuk BNI, Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Dubai, serta Pusat Promosi Perdagangan Indonesia Dubai (ITPC Dubai). Sinergi ini diharapkan dapat mempercepat akselerasi produk kreatif Indonesia di kancah dunia. (P-Ant/ht)

