Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) bersama Bank Indonesia, Mayora Group dan sejumlah pemangku kepentingan menggelar kegiatan aksi mengumpulkan sampah di kawasan wisata alam (07/02/2026), sebagai bagian dari semangat memaknai Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) yang diperingati setiap 21 Februari. (Humas OIKN)PRIORITAS, 8/2/2026 (Nusantara): Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) bersama Bank Indonesia, Mayora Group, dan sejumlah pemangku kepentingan menggelar aksi bersih-bersih sampah di berbagai lokasi wisata alam di wilayah Nusantara. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) yang diperingati setiap 21 Februari, sekaligus sebagai bentuk implementasi instruksi Presiden Prabowo terkait Gerakan ASRI.
Aksi ini bertujuan meningkatkan kesadaran kolektif masyarakat dan pengunjung akan pentingnya menjaga kebersihan serta kelestarian lingkungan wisata. Selain memberikan dampak ekologis melalui pengurangan sampah, kegiatan ini juga memperkuat kolaborasi multipihak untuk mendukung pembangunan IKN yang berkelanjutan.
Deputi Bidang Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam Otorita IKN, Myrna Asnawati Safitri, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan hanya simbolis, tetapi juga bagian dari edukasi berkelanjutan.
“Kegiatan ini dilakukan untuk mengetahui berbagai wisata alam yang dapat dikunjungi. Namun pada hari ini, kita melakukan kegiatan wisata dengan bertanggung jawab, yaitu dengan melakukan aksi sampah. Hal ini sesuai dengan instruksi presiden, gerakan ASRI, yang bertepatan dengan Hari Peduli Sampah Nasional. Ayo kita naik kelas, berwisata dengan peduli lingkungan,” ujarnya (07/02/2026).
Aksi bersih-bersih dilakukan secara serentak di tiga titik wisata alam, yaitu Gunung Parung, Air Terjun Tembinus, dan Batu Dinding—tiga destinasi populer yang terus dikembangkan sebagai kawasan wisata alam unggulan. Kebersihan ketiga lokasi ini dinilai penting untuk mendukung konsep pariwisata berkelanjutan yang menjadi visi Nusantara.
Pada kesempatan tersebut, Mayora Group juga menyerahkan tempat sampah terpilah kepada Otorita IKN di setiap titik kegiatan. Penyediaan fasilitas ini diharapkan membantu pengunjung memilah sampah sesuai jenisnya dan memperkuat edukasi mengenai pentingnya pengurangan sampah dari sumbernya.
Kegiatan ini melibatkan hampir 300 relawan, terdiri dari insan Otorita IKN, masyarakat setempat, Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), perwakilan Bank Indonesia, PT ITCI Hutani Manunggal, ASN Kementerian Kesehatan, hingga personel Grup 4 Kopassus. Kolaborasi tersebut menjadi wujud nyata semangat gotong royong dalam menjaga lingkungan hidup di Nusantara.
Melalui aksi ini, Otorita IKN berharap tumbuh budaya berwisata yang bertanggung jawab di tengah masyarakat, serta memperkuat komitmen bersama dalam menjaga kebersihan, kelestarian alam, dan kualitas lingkungan di wilayah Nusantara dan sekitarnya. (P-bwl)