

Penandatanganan Kontrak Penelitian Gelombang I Tahun 2026, Rabu (6/5). Foto: Istimewa (komentar.co)

PRIORITAS, 8/5/2026 (Manado): Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) terus memperkuat perannya sebagai perguruan tinggi berbasis riset melalui pelaksanaan penandatanganan kontrak penelitian Tahun Anggaran 2026. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Unsrat tersebut menjadi langkah awal pelaksanaan berbagai program penelitian yang telah lolos seleksi pendanaan.
Rektor Unsrat, Prof. Dr. Ir. Oktovian Berty A. Sompie, M.Eng., IPU., ASEAN Eng., menegaskan pelaksanaan kontrak penelitian merupakan bagian dari upaya universitas dalam meningkatkan produktivitas riset dan inovasi di lingkungan akademik.
Menurutnya, seluruh proposal yang memperoleh pendanaan telah melalui proses seleksi yang transparan, objektif, dan kompetitif sesuai ketentuan yang berlaku.

Pada kesempatan tersebut, Rektor memberikan apresiasi kepada para dosen peneliti yang berhasil memperoleh pendanaan penelitian pada Gelombang I Tahun 2026. Ia juga mendorong para dosen yang belum memperoleh pendanaan untuk terus mengembangkan proposal penelitian karena kesempatan berikutnya akan kembali dibuka pada Gelombang II seperti dilansir dari komentar.co.
Selain menekankan pentingnya peningkatan jumlah penelitian, Unsrat juga mengingatkan para peneliti untuk menghasilkan luaran yang terukur dan bermanfaat. Pendanaan yang diberikan tidak hanya ditujukan untuk mendukung pelaksanaan kegiatan penelitian, tetapi juga menghasilkan inovasi, publikasi ilmiah, serta kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan masyarakat.
Pihak universitas menilai keberhasilan penelitian tidak hanya diukur dari aspek administratif maupun penyerapan anggaran, melainkan dari kualitas hasil yang dihasilkan sesuai target dan skema penelitian yang telah ditetapkan.
Penguatan budaya riset menjadi salah satu agenda strategis Unsrat dalam meningkatkan kualitas pendidikan tinggi dan daya saing institusi. Melalui pelaksanaan penelitian yang berkelanjutan, universitas berharap dapat mendorong lahirnya inovasi yang memberikan manfaat bagi pembangunan daerah maupun nasional.
Pelaksanaan kontrak penelitian Tahun Anggaran 2026 diharapkan menjadi momentum untuk meningkatkan kolaborasi, produktivitas akademik, serta kontribusi para dosen dalam menghasilkan riset yang berdampak bagi masyarakat dan kemajuan ilmu pengetahuan. (P-/Gio R)

