
Suasana rapat yang dipimpin langsung oleh Plt Rektor, Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc. (Humas Unsrat) PRIORITAS, 5/8/26 (Manado): Setelah menerima surat perintah penugasan dari Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi, Prof. Brian Yuliarto, No 18922/M/KPT.KP/2026 tertanggal 4 Agustus 2026, hari ini Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc mengawali tugasnya sebagai Plt Rektor Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) dengan menggelar rapat pimpinan.

Rapat pimpinan tersebut dipimpin langsung oleh Plt Rektor dan dihadiri oleh para wakil rektor (WR), para dekan, perwakilan senat dan unsur pimpinn lainnya.
Pada kesempatan tersebut, sebagaimana press release yang diterima Beritaprioritas.com, Rabu (5/8/26) Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc, sebagai PLT Rektor Unsrat menyampaikan beberapa tugas utama yang diberikan oleh Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.
“Tugas tersebut pada pokoknya adalah memastikan bahwa layanan akademik berjalan dengan baik dan lancar, pelaksanaan tridarma perguruan tinggi tetap terlaksana secara optimal, serta seluruh aktivitas kampus berlangsung secara normal, tertib, aman, dan kondusif,” tulis release yang dibagikan WR II Prof. Dr.Ir Royke I. Montolalu, S.Pi, MSc tersebut.

Lebih lanjut ditegaskan Plt Rektor, seluruh fakultas, program pascasarjana, program studi, biro dan unit pelayanan akademik, harus menjamin bahwa setiap mahasiswa memperoleh layanan akademik secara cepat, tepat, transparan dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
“Proses perkuliahan, registrasi dan pengisian rencana studi, pembimbingan akademik, pelaksanaan ujian, seminar, penelitian mahasiswa, penyelesaian tugas akhir, yudisium serta proses kelulusan, harus berjalan sesuai kalender akademik,” tegasnya.
Selanjutnya, memastikan seluruh aktivitas kampus berjalan normal, didalamnya seluruh kegiatan administrasi, keuangan, kepegawaian, kemahasiswaan dan kerja sama.
Disamping itu memperkuat koordinasi dan komunikasi antarpimpinan. “Dalam masa pelaksanaan tugas ini, koordinasi menjadi sangat penting. Sebagai Plt saya meminta agar tidak ada unit kerja yang berjalan sendiri. Setiap persoalan yang bersifat lintas unit harus diselesaikan melalui komunikasi dan koordinasi yang cepat,” harap rektor.
Yang tak kalah pentingnya, kata Jompa, yaitu para wakil rektor, dekan, direktur, ketua lembaga, dan kepala biro, agar menyampaikan laporan secara berkala mengenai perkembangan pelaksanaan program, kendala yang dihadapi, serta langkah penyelesaian yang telah dilakukan.
Kemudian rektor meminta agar menjaga tata kelola, integritas dan kepatuhan terhadap peraturan. Seluruh keputusan dan tindakan administratif harus berpedoman pada peraturan perundang-undangan serta ketentuan internal universitas.
Jompa yang juga merupakan Rektor Universitas Hasanuddin (Unhas) ini mengatakan, Universitas Sam Ratulangi adalah rumah bersama bagi seluruh sivitas akademika. “Oleh karena itu, kita semua bertanggung jawab menjaga suasana akademik yang sehat, saling menghormati dan bebas dari intimidasi maupun konflik yang tidak produktif,” harapnya.
Pada bagian akhir Jompa berharap agar semua menjaga keberlanjutan program strategis universitas. Program-program yang telah direncanakan dan sedang berjalan, harus tetap dilaksanakan sepanjang sesuai dengan ketentuan dan memberikan manfaat bagi kemajuan universitas.
“Saya mengajak seluruh pimpinan untuk bekerja dengan semangat kebersamaan. Tanggung jawab menjaga keberlangsungan Universitas Sam Ratulangi, bukan hanya tugas Plt Rektor, tetapi merupakan tanggung jawab kolektif seluruh unsur pimpinan universitas,” tegas Jompa.
“Saya mengharapkan dukungan, kerja sama, loyalitas terhadap institusi, serta komitmen yang kuat dari seluruh pimpinan. Mari kita bekerja secara profesional, cepat, tepat, dan tetap berhati-hati dengan berpedoman pada ketentuan yang berlaku,” katanya.
“Kita harus membuktikan bahwa Universitas Sam Ratulangi adalah institusi yang kuat, dewasa, dan mampu menjalankan seluruh fungsi akademik dan administrasinya dalam berbagai situasi,” tambah rektor.(P-Chris R)

