
Pramuka asal Bitung tampilkan Kolone pada puncat HUT Ke-62 Prov Sulut, Rabu (23/9/26). (Istimewa/reportasemanado)PRIORITAS, 23/9/26 (Manado): Peringatan Hari Ulang Tahun ke-62 Provinsi Sulawesi Utara berlangsung dengan nuansa berbeda ketika sekelompok anggota Pramuka menampilkan tarian Kolone di hadapan Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus.

Peserta Jambore Nasional (Jamnas) 2026 asal Kota Bitung yang berada di bawah pembinaan Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Sulawesi Utara membawakan penampilan tersebut. Mereka tampil dalam rangkaian peringatan HUT ke-62 Provinsi Sulawesi Utara pada 23 September 2026.
Dengan gerakan yang serempak dan penuh percaya diri, para peserta memperlihatkan tarian Kolone yang sarat dengan nilai kebersamaan, kedisiplinan dan kecintaan terhadap budaya daerah.
Penampilan itu dalam pembinaan Kwarda Sulut di bawah Ketua Kwarda Prof. Grevo Gerung dan Sekretaris Kwarda Rivo Sandehang. Salah seorang penampil juga tercatat sebagai Putri Jamnas 2026 yang menjadi perwakilan Sulawesi Utara pada ajang nasional tersebut.

Bagi Kwarda Sulut, penampilan Kolone bukan sekadar pertunjukan dalam agenda perayaan HUT provinsi. Tarian tersebut menjadi sarana untuk memperkenalkan nilai disiplin, kekompakan, keberanian serta kecintaan terhadap budaya kepada generasi muda.
Keberanian para peserta tampil di hadapan Gubernur dan para tamu undangan juga menjadi bagian dari proses pembentukan karakter. Para anggota Pramuka wajib mampu tampil percaya diri sekaligus tetap menjaga kekompakan selama pertunjukan berlangsung.
Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus terlihat memberikan apresiasi terhadap penampilan tersebut. Gubernur merespon dengan tepuk tangan atas penampilan para peserta yang tampil dalam suasana peringatan hari jadi provinsi.
Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Sulawesi Utara Prof. Grevo Gerung mengatakan keterlibatan anak-anak peserta Jamnas asal Bitung dalam peringatan HUT Sulut merupakan bentuk kecintaan Pramuka terhadap daerah.
Ia menilai kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari pembinaan generasi muda agar tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga memahami budaya, kedisiplinan dan nilai kebangsaan.
“Ini adalah wujud nyata pembinaan karakter. Kami ingin anak-anak Sulut tidak hanya cerdas. Mereka juga harus berakar pada budaya, disiplin, dan cinta tanah air,” kata Grevo, melansir reportasemanado.om.
Menurut dia, tarian Kolone dapat menjadi simbol persatuan sekaligus media bagi anggota Pramuka untuk mengembangkan keberanian dan kemampuan bekerja secara bersama-sama.
Grevo juga menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Yulius Selvanus yang dinilai terus memberikan ruang bagi kegiatan Gerakan Pramuka di Sulawesi Utara.
Penampilan peserta Jamnas asal Bitung tersebut akhirnya menjadi salah satu momen yang menambah warna dalam peringatan HUT ke-62 Provinsi Sulawesi Utara. Aktraksi itu juga sekaligus memperlihatkan bagaimana kegiatan kebudayaan dapat dipadukan dengan pembinaan karakter generasi muda. (P-*/RM/sm)

