
Bupati Bone Bolango Hamim Pou (tengah) mengibarkan Bendera Merah Putih bersama siswa sekolah dasar pada pencanangan Gerakan 10 juta Bendera Merah Putih di Center Point, Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo, Kamis (3/8/2023). Kementerian Dalam Negeri menggagas Gerakan 10 juta Bendera Merah Putih di seluruh Indonesia dalam rangka memeriahkan HUT ke-78 Republik Indonesia guna membangkitkan semangat kecintaan terhadap bangsa dan negara. (Antara Foto/Adiwinata Solihin/rwa.)PRIORITAS, 5/8/26 (Gorontalo): Polri bersama Pemerintah Kabupaten Bone Bolango membagikan 1.000 bendera Merah Putih kepada masyarakat di Kecamatan Kabila Bone sebagai bagian dari gerakan menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan berlangsung di depan Mapolsek Kabila Bone, Desa Huangobotu, dan menyasar pengendara roda dua maupun roda empat yang melintas.
Kapolsek Kabila Bone, Iptu Andi Rustan, mengatakan pihaknya mengawali pembagian bendera dengan apel bersama melibatkan berbagai pihak. Di antaranya pemerintah kecamatan, personel Polsek, pemerintah desa, dan tenaga kesehatan, mahasiswa KKN dan calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat kecamatan.
Usai apel, seluruh peserta turun ke jalan membagikan bendera Merah Putih berukuran kecil. Desain bendera tersebut untuk dipasang pada kendaraan tanpa mengganggu keselamatan berkendara. Panitia menyiapkan sekitar 1.000 lembar bendera untuk masyarakat.

Me3ans5r Antara News, Andi menjelas, jajarannya menggencarkan gerakan tersebut ke rumah warga dan kantor pemerintah sejak 1 Agustus 2026.
Menurut, gerakan tersebut bertujuan memperkuat semangat nasionalisme sekaligus menjaga sinergi antara Polri, pemerintah, dan masyarakat menjelang peringatan Hari Kemerdekaan.
“Mari kita tingkatkan sinergitas, jiwa nasionalisme, dan semangat kolaborasi demi Indonesia yang lebih baik,” kata Andi.
Camat Kabila Bone, Hely Tome, mengatakan kegiatan itu mengacu pada Surat Edaran Sekretaris Daerah Bone Bolango tentang Gerakan Pemasangan Bendera Merah Putih di lingkungan masyarakat.
Ia menegaskan, pembagian bendera menjadi wujud kolaborasi antara berbagai pihak. Di antaranya pemerintah daerah, Polri, pemerintah desa, Puskesmas, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), kader kesehatan, mahasiswa KKN, serta calon Paskibraka.
Hely berharap, keterlibatan berbagai unsur masyarakat akan mampu menumbuhkan rasa cinta tanah air dan memperkuat semangat kebangsaan menjelang HUT Ke-81 Republik Indonesia. (P-sm)


