
Striker Arsenal yang jadi penyerang andalan Timnas Swedia, Viktor Gyokeres dan rekannya Alexander Isak (striker Liverpool). (‘Courtesy’ FIFA)PRIORITAS, 15/6/26 (Monterrey): Dua penyerang hebat Timnas Swedia bebar-benar membuat Blagult perkasa di matchday pertama Grup F Piala Dunia 2026. Ya, yahudnya duet Isak-Gyokeres dan Isak, membawa Swedia menggilas Timnas Tunisia dengan skor telak, 5-1. Sementara pada laga lainnya, yakni di Grup E Piala Dunia 2026 ini, gol Diallo menangkan Timnas Pantai Gading atas Timnas Ekuador, dengan keunggulan 1-0 langsung.

Demikian rangkuman laporan jurnalis Beritaprioritas.com, JeffreyRawis, dari Everette, Seattle, Washington State, Amerika Serikat (AS), dikompilasi dengan berbagai sumber.
Laga Swedia vs Tunisia berlangsung di Estadio BBVA, Guadalupe, Senin (15/6/26) pagi WIB, atau Minggu (14/6/26) siang waktu setempat. Pasukan Graham Potter ini meraih kemenangan besar, 5-1.
Adapun Swedia membuka keunggulan 1-0 di menit ketujuh lewat Yasin Ayari. Gol ini berawal upaya Isak menyambut umpan lambung di kotak penalti dan bola ditinju kiper Mouhib Chamakh, namun jatuh ke kaki Gyokeres.

Lalu, Swedia memperbesar keunggulan menjadi 2-0 di menit ke-30. Gyokeres menahan bola di tengah lapangan, sambil memutar badannya melepaskan umpan ke Alexander Isak. Striker Liverpool itu kemudian sprint dan menuntaskannya menjadi gol.
Selanjutnya, giliran Gyokeres mencetak gol di menit ke-59 untuk membawa Swedia memimpin 3-1 setelah Tunisia mencetak gol lewat Karim Rekik. Isak berhasil merebut bola dari penguasaan bek lawan dan menyodorkan umpan ke Gyokeres untuk dituntaskan menjadi gol.
Kemudian, Mattias Svanberg mencetak gol di menit ke-84. Dia menyambar umpan back heel dari Isak untuk mengubah skor menjadi 4-1.
Timnas Swedia menambah gol di injury time. Brace Ayari di injury time dari luar kotak penalti membuat skor akhir menjadi 5-1.
Hmmm, Gyokeres dan Isak dalam laga ini benar-benar menyusahkan pertahanan Tunisia. Keduanya kerap berada saling berdekatan dan jika salah satunya bergerak melebar, yang lainnya berada di tengah pertahanan Tunisia.
“Secara individu, tentu saja mereka adalah pemain top, tetapi saya pikir bersama-sama mereka bisa menjadi ancaman nyata,” kata pelatih Swedia, Graham Potter, selepas laga, dikutip media.
“Saya rasa mereka akan semakin baik seiring berjalannya waktu; mereka saling melengkapi dengan sangat baik. Saya sangat senang dengan para pemain,” tegasnya, yang dikutip dari Reuters, dan Detik.com.
Susunan Pemain
Swedia: Nordfeldt; Lagerbielke, Hien, Lindelof; Ayari, Karlstrom (Svanberg 84′), Gudmundsson (Stroud 64′), Bernhardsson (Svensson 90′); Nygren (Bergvall 64′), Isak (Elanga 90′), Gyokeres
Tunisia: Chamakh; Valery (Mahmoud 72′), Talbi, Rekik, Ben Hamida; Skhiri (Achouri 72′), Khedira (Gharbi 84′), Abdi, Hannibal, Ben Slimane (Chaouat 84′), Saad (Tounekti 72′).
Pantai Gading vs Ekuador
Sementara itu, di Philadelphia, AS, Timnas Pantai Gading meraih kemenangan di laga perdananya di Piala Dunia 2026 usai menang 1-0 atas Timnas Ekuador. Gol Amad Diallo pastikan tiga angka untuk Tim Gajah Afrika ini.
Diketahui, Pantai Gading vs Ekuador pada laga Grup E Piala Dunia 2026 berlangsung di Philadelphia Stadium, Senin (15/6/26) pagi WIB, atau Minggu (14/6/26) waktu setempat. Duel berjalan sengit di awal laga ini.
Sebenarnya Ekuador hampir memecah kebuntuan di menit ke-21. Namun, upaya John Yeboah hanya menerpa tiang.
Laly, peluang Ekuador kembali digagalkan tiang gawang pada menit ke-30. Alan Minda punya kesempatan usai menerima umpan dari Pedro Vite. Tembakannya bisa melewati Yahia Fofana tapi bola masih menerpa tiang.
Timnas Ekuador tampil lebih dominan. Namun, mereka gagal manfaatkan sejumlah peluang jadi gol.
Kedudukan 0-0 tak berubah hingga babak pertama tuntas.
Sesudah istirahat, giliran percobaan Pantai Gading yang menerpa tiang. Tendangan Bazoumana Toure menyambut umpan tarik masih mencium tiang gawang.
Kemudian, Gonzalo Plata berusaha memecah kebuntuan Ekuador dari tembakan jarak jauh. Percobaanya masih bisa dibendung Fofana.
Akgirnya gol tercipta di menit akhir laga untuk Pantai Gading. Gol berawal dari tusukan Wilfred Singo di sisi kanan.
Sungo lalu melepas umpan tarik. Amad Diallo berdiri di tepi kotak penalti langsung menyambar bola. Bola sambarannya bersarang ke pojok kanan gawang Ekuador di menit ke-90.
Timnas Pantai Gading berhasil mempertahankan keunggulannya hingga laga tuntas. Tim Gajah pun menang 1-0.
Dengan kemenangan ini membuat Pantai Gading berada di peringkat kedua Grup E dengan tiga poin. Poin mereka sama dengan Jerman di puncak yang membantai Curacao 7-1 sebelumnya.
Lalu, Ekuador di urutan ketiga di atas Curacao yang jadi juru kunci usai belum meraih poin.
Susunan Pemain
Pantai Gading: Yahia Fofana; Ghislain Konan, Wilfried Singo, Guela Doue, Emmanuel Agbadou; Seko Fofana, Franck Kessie; Yan Diomande, Elye Wahi, Nicolas Pepe, Bazoumana Toure.
Ekuador: Hernan Galindez; Piero Hincapie, Joel Ordonez, Willian Pacho; Alan Minda, Pedro Vite, Alan Franco, Moises Caicedo; John Yeboah, Enner Valencia, Gonzalo Plata. (P-*r/Dtk/jr)

