Ansar Ahmad lepas ekspor ayam hidup ke Singapura, Kepri cetak prestasi nasional

Johanes Christiaan
Jumat, 8 Mei 2026
DAERAH EKBIS 0 155
2 menit membaca

PRIORITAS, 8/5/2026 (Tanjungpinang): Provinsi Kepulauan Riau kembali mencatat prestasi di sektor peternakan dengan menjadi satu-satunya provinsi di Indonesia yang mampu mengekspor ayam hidup (live bird) ke Singapura.


Ekspor ayam hidup tersebut dilakukan melalui dua perusahaan peternakan modern di Kabupaten Bintan, yakni PT Ciomas Adisatwa dan PT Indojaya Agrinusa (Japfa Group).

Keberhasilan ini dinilai menjadi bukti kemajuan sektor peternakan unggas Kepri yang mampu memenuhi standar kualitas dan kesehatan ketat dari Pemerintah Singapura melalui penerapan sistem pemeliharaan modern, biosecurity, dan pengawasan kesehatan hewan berkelanjutan.

Hingga saat ini, jumlah ayam hidup yang telah diekspor ke Singapura tercatat mencapai lebih dari 334.568 ekor dan terus menunjukkan peningkatan.


Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad secara langsung melepas ekspor ayam hidup tersebut pada Kamis (7/5/2026). Menurutnya, capaian itu merupakan hasil sinergi antara pemerintah daerah, pelaku usaha, tenaga kesehatan hewan, dan para peternak.

“Ini kebanggaan bagi masyarakat Kepri. Sektor peternakan kita mampu bersaing di pasar internasional dengan kualitas baik dan standar kesehatan tinggi,” ujar Ansar.

Pemerintah Provinsi Kepri, lanjut Ansar, akan terus mendukung pengembangan sektor peternakan modern sebagai bagian dari penguatan ekonomi daerah dan ketahanan pangan nasional.

Melalui pembinaan dan pengawasan Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Kesehatan Hewan, kualitas unggas terus dijaga mulai dari proses pemeliharaan di kandang hingga distribusi pengiriman ke luar negeri.

Dari Kabupaten Bintan, produk unggas Kepri kini berhasil menembus pasar internasional dan menjadi salah satu simbol transformasi sektor peternakan modern di wilayah perbatasan Indonesia. (P-Jeff K)

Terverifikasi di Dewan Pers
Nomor 1370/DP-Verifikasi/K/V/2025

xIklan
xIklan