Wagub Sulut Victor Mailangkay (tiga dari kanan) bersama siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi, disaksikan Wakil Bupati Minahasa, Vanda Sarundajang (dua dari kanan). (Pemkab Minahasa)
PRIORITAS, 1/9/26 (Remboken, Minahasa) : Wakil Gubernur (Wagub) Sulut, Victor Mailangkay, menegaskan kehadiran Sekolah Rakyat Terintegrasi Tiga Provinsi Sulawesi Utara harus jadi instrumen nyata pemerintah dalam membuka akses pendidikan sekaligus memutus mata rantai kemiskinan antargenerasi.
Pesan ini disampaikannya saat menghadiri kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Sekolah Rakyat Terintegrasi Tiga Provinsi Sulawesi Utara di Desa Tampusu, Kecamatan Remboken, Kabupaten Minahasa.
Menurut Wagub Victor, program Sekolah Rakyat tidak hanya sebagai pembangunan fasilitas pendidikan atau tempat belajar bagi anak-anak, namun juga bagian strategi pemerintah menghadirkan pendidikan yang mampu menjangkau masyarakat terbatas akses dan kesempatan.
βSekolah Rakyat adalah bagian penting dari upaya pemerintah memastikan setiap anak mendapatkan kesempatan sama memperoleh pendidikan dan membangun masa depan,β ujar Victor.
Menurutnya, pendidikan memiliki posisi strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Karena itu, keberadaan Sekolah Rakyat harus diikuti dengan penguatan karakter, kedisiplinan, keterampilan serta pembinaan yang berkelanjutan.
Tak hanya akademik
Victor juga menekankan pentingnya menciptakan lingkungan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada kemampuan akademik, tetapi juga membentuk mental dan karakter peserta didik.
βAnak-anak ini adalah generasi yang akan menentukan masa depan daerah dan bangsa. Karena itu, mereka harus dibekali bukan hanya dengan ilmu pengetahuan, tetapi juga karakter, disiplin dan tanggung jawab,β tegasnya.
Ia berharap para peserta didik yang mengikuti MPLS dapat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mengenal lingkungan sekolah, membangun kebersamaan dan menumbuhkan semangat belajar sejak awal.
Di sisi lain, Victor menggarisbawahi pentingnya sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota dalam memastikan program Sekolah Rakyat berjalan optimal.
Menurutnya, keberhasilan program pendidikan seperti ini tidak dapat hanya dibebankan kepada satu institusi. Dukungan lintas sektor, termasuk pemerintah daerah, instansi vertikal, tenaga pendidik, orang tua dan masyarakat, menjadi faktor penting dalam keberlanjutan program.
Kehadiran Wagub Victor dalam MPLS ini sekaligus menunjukkan komitmen PemprovΒ Sulawesi Utara (Sulut) mengawal program sosial dan pendidikan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Kegiatan yang berlangsung Senin (31/8/2026) tersebut turut dihadiri Direktur Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia Kementerian Sosial RI, Suratna, Wakil Bupati Minahasa Vanda Sarundajang, serta sejumlah kepala daerah dari kabupaten/kota di Sulut.(P/dg)








