
Bupati Talaud, Welly Titah bertindak sebagai Inspektur upacara pada upacara peringatan Proklamasi Kemerdekaan RI di Talaud., Bupati didamping Wakil Bupati, Anisya Gretsya Bambungan, SE, Ketua TP-PKK Talaud, Henny, Hongwijoyo, SE, Sekda Talaud, Dr. Yohanis Kamagi, AP, M.Si, Forkopimda, Pejabat tinggi pratama, dan Stafsus Bupati. (Nelson Sangadi)PRIORITAS, 18/8/26 (Melonguane, Talaud): Pemerintah Kabupaten Kepulauan Talaud menggelar upacara peringatan detik-detik Proklamasi Kemerdekaan RI ke-81, Senin (17/8/26). Upacara berlangsung di Lapangan Upacara Rumah Dinas Bupati Kepulauan Talaud. Bupati Welly Titah bertindak sebagai Inspektur Upacara.

Ribuan peserta mengikuti upacara dengan khidmat dan tertib. Mereka terdiri atas Forkopimda, TNI-Polri, ASN, pelajar, tokoh adat, tokoh agama, dan masyarakat.
Bupati Welly Titah mengikuti upacara didampingi Wakil Bupati Anisya Gretsya Bambungan, SE. Hadir pula Ketua TP-PKK Talaud Henny Hongwijoyo, SE, Sekda Talaud Dr. Yohanis Kamagi, AP, M.Si, Forkopimda, pejabat pimpinan tinggi pratama, dan staf khusus bupati.
Lanal Melonguane mengambil peran penting dalam pelaksanaan upacara tersebut. Sejumlah personelnya bertugas sebagai unsur utama dalam prosesi peringatan kemerdekaan.

Perwira Upacara Letda Laut (H) Juniart Robert Pasalli, S.H. memimpin kesiapan prosesi. Komandan Upacara Kapten Laut (POMAL) Sri Widodo memimpin pasukan selama upacara berlangsung.
Tiga Komandan Kompi juga memperkuat barisan upacara. Mereka terdiri atas Letda Laut (POMAL) Marub Ubaidilah, Lettu Laut (Suplay) Ivan F. Ambarita, dan Lettu Laut (Elektro) Oktofianus R. Umboh.
Kolaborasi tersebut menunjukkan sinergi TNI-Polri dan pemerintah daerah dalam menjaga keamanan wilayah perbatasan. Profesionalisme para petugas juga membuat seluruh rangkaian upacara berlangsung tertib.

Upacara peringatan detik-detik Proklamasi Kemerdekaan RI tersebut melibatkan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) yang menjalankan tugas pengibaran Sang Saka Merah Putih dengan sempurna. Lettu Laut (Kes) Kristianus, A.Md.Kes. bertindak sebagai Komandan Paskibraka.
Formasi pengapit dan Pasukan 45 berasal dari Lanal Melonguane, Kodim 1312/Talaud, Kompi 4 Yon A Satbrimob Polda Sulut, dan Polres Talaud.
Lima pelajar terbaik Talaud mendapat kepercayaan menjalankan tugas utama dalam pengibaran bendera. Mereka yakni Nikita Kimberli Lalompoh dari SMAN 1 Melonguane sebagai pembawa baki. Febrian Tindage dari SMA Advent Ambia bertugas sebagai penggerek bendera. Alezandro Garcia Monding dari SMAN 1 Moronge bertugas sebagai pembentang bendera.
Sementara itu, Ajen Adolf Ansiga dari SMAN 2 Lirung bertugas sebagai Danpok 17. Sedangkan, Christiano Jan Tamarengki dari SMAN 1 Pulau Marampit bertugas sebagai Danpok 8.
Gerakan para anggota Paskibraka berlangsung seragam dan penuh keyakinan. Penampilan marching band siswa-siswi sekolah turut menambah semarak suasana peringatan kemerdekaan.
Setelah pengibaran bendera, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Talaud memberikan penghargaan kepada sejumlah ASN. Bupati Welly Titah menyerahkan SK Kenaikan Pangkat Pengabdian, Pemberhentian, dan Pensiun kepada Merdison Sasae, S.AP., MM.
Merdison memasuki masa pensiun terhitung mulai 1 Agustus 2026. Pemerintah daerah juga menyerahkan kenaikan pangkat berdasarkan Keputusan Presiden RI kepada Sulasry Sarapung, S.Pd.
Sulasry mendapat kenaikan pangkat dari Pembina Tk. I/IVb menjadi Pembina Utama Muda/IVc. Sementara itu, Kristini Maradesa, S.Pd. menerima kenaikan pangkat berdasarkan Keputusan Gubernur Sulawesi Utara.
Kristini naik dari Pembina/IVa menjadi Pembina Tk. I/IVb. Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi pemerintah atas pengabdian ASN di wilayah perbatasan.
Pemkab Talaud juga memberikan piagam penghargaan kepada pemenang Lomba Perpustakaan Desa Terbaik se-Kabupaten Kepulauan Talaud.
Perpustakaan Desa Moronge Selatan meraih juara pertama. Perpustakaan Masalagampa Desa Mala menempati juara kedua.
Sementara itu, Perpustakaan Taselaen Desa Moronge I meraih juara ketiga. Penghargaan tersebut menunjukkan perhatian pemerintah daerah terhadap penguatan budaya literasi di tingkat desa.
Pemerintah Kabupaten Kepulauan Talaud menilai kemerdekaan tidak hanya berkaitan dengan kedaulatan politik. Akses terhadap ilmu pengetahuan dan informasi juga menjadi bagian penting dari kemerdekaan.
Upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Talaud kemudian berakhir dengan tertib. Momentum tersebut memperlihatkan kuatnya semangat kebangsaan masyarakat di wilayah paling utara Indonesia.
Penugasan personel Lanal Melonguane sebagai petugas inti menjadi bentuk penghormatan terhadap peran TNI AL. Peran tersebut juga memperkuat sinergi pertahanan, keamanan, dan pembangunan di wilayah perbatasan. (P-Nelson Sangadi)

