Ujian promosi doktor Unsrat: Letkol Restu Wibowo lulus dengan predikat memuaskan

Johanes Christiaan
Kamis, 16 April 2026
Pendidikan 0 319
2 menit membaca

PRIORITAS, 16/4/2026 (Manado): Letnan Kolonel (Letkol) CKU Yohanes Restu Hasto Wibowo resmi meraih gelar Doktor Ilmu Manajemen dari Program Pascasarjana Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado, setelah dinyatakan lulus dalam ujian promosi doktor, Kamis (16/4).


Dalam sidang terbuka yang digelar di ruang sidang lantai 5 Pascasarjana Unsrat, Letkol Restu dinyatakan lulus dengan predikat memuaskan. Ia juga tercatat sebagai perwira TNI pertama yang meraih gelar doktor di bidang Ilmu Manajemen, sekaligus lulusan ke-69 pada program tersebut.

Pengesahan gelar doktor disampaikan oleh Sekretaris Tim Penguji, Prof. Ir. Arthur Gehart Pinaria, MP., PhD, yang juga menjabat sebagai Wakil Rektor I Bidang Akademik Unsrat.

Dalam pernyataannya, ia menegaskan bahwa promovendus mampu menguasai materi disertasi dengan baik.


“Berdasarkan hasil ujian dan penilaian terhadap disertasi, maka disertasi diterima dan yang bersangkutan dinyatakan telah menyelesaikan pendidikan Doktor Ilmu Manajemen Program Pascasarjana Universitas Sam Ratulangi,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa promovendus berhak menyandang gelar doktor beserta seluruh hak akademik yang melekat. Ijazah doktor akan diserahkan pada prosesi wisuda mendatang.

Ujian promosi doktor yang berlangsung sekitar dua jam tersebut turut melibatkan penguji eksternal Prof. Dr. Diah Natalisa, MBA, serta penguji internal yang mengikuti secara daring, yakni Dr. Olivia S. Nelwan, SE., M.Si.

Selain itu, hadir pula penguji lainnya, yaitu Dr. Lucky O.H. Dotulong, SE., M.Si dan Dr. Arrazi Bn Hasan Jan, SE., M.Si. Tim pembimbing terdiri dari Promotor Prof. Dr. David P.E. Saerang, SE., M.Com (Hons), Ko-Promotor I Dr. Ivonne S. Saerang, SE., MM, serta Ko-Promotor II Dr. Irvan Trang, SE., MM.

Dalam kesempatan tersebut, Letkol Restu menyampaikan rasa syukur atas pencapaiannya. Ia mengaku proses pendidikan yang ditempuh cukup panjang karena harus dijalani bersamaan dengan tugas sebagai prajurit TNI.

“Perkuliahan saya jalani tanpa meninggalkan dinas. Bahkan di tengah studi, saya juga mengikuti pendidikan Seskoad. Namun hal itu bukan menjadi hambatan,” ungkapnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh dosen, pimpinan universitas, serta keluarga yang telah memberikan dukungan selama proses studi.

“Terima kasih kepada Rektor, Wakil Rektor, para dosen, promotor, dan penguji. Juga kepada istri dan keluarga yang selalu mendukung,” tutupnya. (P-r/bwl)

Terverifikasi di Dewan Pers
Nomor 1370/DP-Verifikasi/K/V/2025

xIklan
xIklan