Bupati Karimun Iskandarsyah meninjau potensi pengembangan sektor budidaya tambak udang di Pulau Manda, Desa Ngal, Kecamatan Ungar Karimun. (Pemkab Karimun)PRIORITAS, 16/3/2026 (Karimun): Pemerintah Pemerintah Kabupaten Karimun terus mengakselerasi pemanfaatan potensi ekonomi di wilayah kepulauan dengan mendorong pengembangan sektor perikanan budidaya. Salah satu fokus pengembangannya adalah tambak udang di Pulau Manda, Desa Ngal, Kecamatan Ungar, yang dinilai memiliki potensi besar untuk meningkatkan perekonomian masyarakat pesisir.
Komitmen tersebut ditunjukkan melalui kunjungan kerja Bupati Karimun Iskandarsyah yang meninjau langsung potensi kawasan tersebut pada Jumat akhir pekan lalu.
Informasi yang diperoleh dari Pemkab Karimun, Senin (16/3/2026) menyebut, kunjungan tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat lintas sektor, di antaranya Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), Kepala Dinas Perikanan, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Camat Ungar, serta Kepala Desa Ngal.
Dalam kesempatan itu, Iskandarsyah menegaskan Pulau Manda memiliki peluang besar untuk dikembangkan menjadi sentra budidaya udang karena kondisi geografis dan perairannya dinilai sangat mendukung.
“Potensi budidaya udang di Pulau Manda sangat besar. Jika dikelola dengan baik dan berkolaborasi dengan berbagai pihak, kawasan ini bisa berkembang pesat dan memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi masyarakat,” ujarnya.
Pemkab Karimun merencanakan beberapa langkah strategis dalam pengembangan kawasan tersebut, di antaranya melakukan pemetaan potensi geografis Pulau Manda yang saat ini dihuni sekitar 60 kepala keluarga, serta membuka peluang kerja sama dengan pihak swasta untuk pembangunan infrastruktur tambak modern.
Selain itu, pemerintah juga mendorong pemberdayaan masyarakat melalui diversifikasi profesi. Selama ini mayoritas warga Desa Ngal menggantungkan penghasilan dari sektor nelayan tangkap yang sangat bergantung pada kondisi cuaca dan musim.
Melalui pengembangan budidaya tambak udang, diharapkan masyarakat memiliki sumber penghasilan alternatif yang lebih stabil dan berkelanjutan.
“Kami ingin masyarakat di pulau ini tidak hanya bergantung pada hasil tangkapan laut. Budidaya tambak bisa menjadi sumber ekonomi baru yang menjanjikan,” kata Iskandarsyah.