Tahun 2026 ‘Dana Indonesiana’ dapat tambahan anggaran menjadi Rp6 triliun

Herling Tumbel
Jumat, 9 Januari 2026
2 menit membaca

PRIORITAS, 9/1/26 (Jakarta): Menteri Kebudayaan (Menbud) Fadli Zon mengatakan, anggaran untuk program “Dana Indonesiana” untuk tahun anggaran 2026 ditambah sebesar Rp1 triliun sehingga menjadi Rp6 triliun.

“Kementerian Keuangan sudah menambah lagi untuk dana ‘Indonesiana’ itu Rp1 triliun jadi Rp6 triliun di 2026 ini. Mudah-mudahan ini menjadi bagian yang penting,” kata Menbud dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (8/1/26), seperti dilansair dari Antara Jumat (9/1/26).

Dihimpun dari berbagai sumber, “Dana Indonesiana” Kemenbud adalah program pendanaan dari pemerintah melalui Dana Abadi Kebudayaan untuk mendukung pemajuan kebudayaan nasional.

Dukungan tersebut berupa dukungan finansial kepada seniman, budayawan, komunitas, dan lembaga untuk menghasilkan karya, mengembangkan potensi, serta memperluas akses dan keterlibatan publik dalam kegiatan kebudayaan.

Program “Dana Indonesiana” itu sesuai amanat UU No. 5/2017 tentang Pemajuan Kebudayaan. Program ini dikelola bersama LPDP, mencakup berbagai kategori seperti penciptaan karya, fasilitasi ruang publik, sinema, kajian budaya, dan kewirausahaan budaya.

Tahun 2025 Rp300 miliar

Menbud Fadli Zon menerangkan, pada periode tahun 2025, program dukungan bagi pelaku budaya tersebut tercatat telah tersalurkan kepada sekitar 2.800 komunitas dan individu.

“Tahun 2025 jumlah dana yang dialokasikan sekitar Rp5 triliun, tapi, yang kita ambil adalah hasil dari dana Rp5 triliun itu adalah sekitar Rp300-an miliar. Kemarin ini kita berikan kepada 2.800 komunitas dan perorangan ya sebelumnya hanya sekitar 300 penerima, sekarang 2.800 penerima,” kata Fadli Zon.

Dijelaskannya, penerima manfaat dana “Indonesiana 2025” terbagi melalui enam program yaitu dokumentasi karya pengetahuan maestro, dukungan karya pengetahuan maestro, dukungan interaksi budaya, kajian objek pemajuan kebudayaan dan cagar budaya, penciptaan karya kreatif inovatif, pendayagunaan ruang publik, dan warisan kebudayaan berkelanjutan.

Penerima manfaat tahun lalu secara rinci yakni sebanyak 433 kelompok atau komunitas budaya, 248 lembaga kebudayaan, serta sebanyak 2.163 perseorangan.

Mengusung tema “Pemajuan Kebudayaan yang Inklusif, Harmonis, dan Berkelanjutan”, Dana Indonesiana 2025 dirancang untuk memperluas akses pendanaan bagi masyarakat, serta memperkuat peran dan partisipasi pelaku budaya dalam menciptakan ekosistem kebudayaan yang dinamis dan berkesinambungan.

Program itu dirancang untuk mengakomodasi kebutuhan di sektor kebudayaan sehingga hasil pengembangan Dana Indonesiana bisa digunakan oleh para pelaku budaya secara lebih fleksibel. (P-*/ht)

Terverifikasi di Dewan Pers
Nomor 1370/DP-Verifikasi/K/V/2025