Ilmuwan menyiapkan teleskop di Observatorium Manuel Foster, Santiago, Chile, Jumat (14/3/25), untuk mengamati fenomena gerhana bulan total. (Anadolu/Getty Images)PRIORITAS, 6/9/25 (Jakarta): Gerhana Bulan Total akan menyapa langit Indonesia pada Minggu (7/9/25) malam. BMKG memastikan fenomena langka ini bisa dilihat langsung dengan mata telanjang di seluruh wilayah Indonesia.
Pada puncaknya, Bulan akan tampak merah darah karena cahaya Matahari terhambur oleh atmosfer Bumi. BMKG menegaskan peristiwa ini aman ditonton tanpa alat bantu khusus, meski akan lebih jelas dengan teleskop.
Durasi Gerhana Bulan Total kali ini cukup panjang. Dari fase awal penumbra hingga akhir, gerhana berlangsung selama 5 jam 26 menit 39 detik.
BMKG merinci fase demi fase gerhana pada Minggu (7/9/25). Fase penumbra mulai pukul 22.26 WIB, disusul gerhana sebagian pukul 23.26 WIB.