Dokumen foto: Polresta Barelang saat upacara laporan kenaikan pangkat personel beberapa waktu lalu. (Polresta Barelang)Polresta Barelang Peringatkan Modus Baru Penipuan WhatsApp
PRIORITAS, 202/2/2026 (Batam): Masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan setelah maraknya modus penipuan online yang mencatut nama Kapolresta Barelang. Oknum tidak bertanggung jawab diketahui memakai foto dan identitas Kapolresta melalui pesan WhatsApp maupun media sosial untuk meminta bantuan, uang, hingga dalih urusan pribadi mendesak.
Kapolresta Barelang Kombes Pol. Anggoro Wicaksono dalam keterangannya menegaskan, dirinya dan jajaran tidak pernah meminta uang atau bantuan apa pun melalui pesan singkat, telepon, atau akun media sosial. Ia mengingatkan masyarakat untuk tidak mudah percaya pada nomor yang mengatasnamakan pejabat kepolisian.
Pelaku biasanya memakai foto berseragam, menyapa dengan bahasa formal, dan menciptakan skenario seolah-olah pesan tersebut benar dari Kapolresta. Tekanan agar korban segera merespons juga menjadi pola umum modus kejahatan ini.
Polresta Barelang meminta masyarakat selalu melakukan verifikasi jika menerima pesan mencurigakan, tidak membalas atau mentransfer uang sebelum memastikan kebenarannya, serta segera melapor ke layanan kepolisian 110 atau kantor polisi terdekat jika menemukan indikasi penipuan.
Kepolisian mengingatkan bahwa komunikasi resmi dilakukan melalui saluran kedinasan, bukan nomor pribadi yang tidak dikenal. Literasi digital masyarakat dinilai penting untuk mengenali ciri-ciri penipuan, seperti nomor asing, permintaan uang mendadak, hingga tekanan agar segera mengambil keputusan.
Polresta Barelang menegaskan komitmennya menindak tegas pelaku penyalahgunaan identitas pejabat dan meminta dukungan masyarakat untuk memutus rantai kejahatan siber di wilayah Batam. (P-Jeff K)