Setelah 7 hari digelar di tengah kabut asap, Bazar UMKM HUT ke-67 Barsel ditutup Jumat malam ini

Herling Tumbel
Jumat, 25 September 2026
2 menit membaca

PRIORITAS, 25/9/26 (Buntok Kalteng): Setelah berlangsung selama tujuh hari sejak dibuka pada Sabtu (19/9/26) lalu, rangkaian Bazar UMKM Hari Jadi ke-67 Kabupaten Barito Selatan (Barsel), Kalimantan Tengah (Kalteng)direncanakan resmi ditutup pada Jumat malam ini (25/9/26), di kawasan Stadion Batuah Buntok.


Penutupan berlangsung masih di tengah kepungan kabut asap karhutla dengan ISPU sempat tembus 407 kategori “Berbahaya”.

Ketua Panitia Bazar UMKM Barsel, Eko Hermansyah, yang dikonfirmasi melalui telepon, kepada Beritaprioritas.com Jumat (25/9/26) menjelaskan, selama sepekan, Bundaran Batuah dipadati puluhan ribu pengunjung. Puncaknya pada Minggu 21 September 2026 saat kegiatan makan gratis sukses digelar.

Dimulai saat acara pembukaan, Eko menjelaskan, hadir Bupati, Wakil Bupati, unsur Forkopimda meliputi Ketua DPRD, Kapolres, Dandim 1012 Buntok, Kajari, Ketua Pengadilan Negeri, Pj. Sekretaris Daerah, para Asisten, Staf Ahli, Kepala Perangkat Daerah, Camat se-Kabupaten, Ketua TP-PKK, pimpinan instansi vertikal, perbankan, pelaku UMKM dan seluruh partisipan penyedia makan gratis.


Salah satu stand bazaar. (Ist.)

Semangat solidaritas tetap dijaga

Eko mengatakan, semangat solidaritas tetap dijaga meski di tengah bencana asap. “Kegiatan Bazar UMKM, Pasar Murah, Pangan Murah dan Perikanan ini merupakan salah satu upaya Pemerintah Kabupaten Barito Selatan untuk membantu masyarakat memperoleh kebutuhan sehari-hari dengan harga yang lebih terjangkau, sekaligus mendukung stabilitas harga bahan pokok,” ujar Eko.

Ia merinci, bazar tahun ini melibatkan sekitar 300 pelaku usaha, dengan 60 pelaku difasilitasi pemerintah daerah.

Dikatakan, untuk meringankan beban warga, panitia menyiapkan pangan murah. “Khusus Pasar Murah, telah disediakan 600 paket kebutuhan pokok yang terdiri dari beras 5 kilogram, gula pasir 1 kilogram dan minyak goreng 1 liter, yang dapat ditebus masyarakat dengan harga Rp50.000,” ucap Eko. (P-Ahmad Arbani)

Terverifikasi di Dewan Pers
Nomor 1370/DP-Verifikasi/K/V/2025

xIklan
xIklan