Juara dunia kelas terbang World Boxing Association (WBA) Sergio Mendoza dalam media sosial yang dipantau di Jakarta, Minggu (11/10/2026). (Akun Instgram resmi WBA @wbaboxingofficial)
PRIORITAS, 12/10/26 (Chicago) : Jatuhkan lawannya sebanyak tiga kali, Sergio Mendoza merebut juara dunia kelas terbang (50,8kg) World Boxing Association (WBA) dan World Boxing Council (WBC) di Wintrust Arena, Chicago, Amerika Serikat, Minggu (11/10/26).
Petinju asal Meksiko itu menghentikan Ricardo Sandoval melalui technical knockout (TKO) setelah lawannya itu terjatuh sebanyak tiga kali sebelum wasit menghentikan pertarungan pada menit 1:46 ronde kelima.
Mendoza membuktikan bahwa kesempatan singkat itu tidak menghalanginya untuk tampil maksimal.
Andalkan pukulan keras dan akurat
Ia tampil agresif sejak awal pertarungan, memanfaatkan pukulan keras serta serangan balasan yang akurat untuk menekan Sandoval.
Kemenangan Mendoza terbilang mengejutkan karena Sandoval lebih diunggulkan untuk mempertahankan kedua sabuk juara dunianya.
Mendoza menerima kesempatan bertarung tersebut hanya sekitar tiga pekan sebelum pertandingan setelah Oscar Collazo mengundurkan diri akibat cedera tulang rusuk yang dialaminya saat menjalani persiapan.
Dengan kemenangan tersebut, Mendoza memperbaiki rekor profesionalnya menjadi 28 kemenangan dan satu kekalahan, dengan 24 kemenangan di antaranya diraih melalui knockout (KO).
Petinju tidak diunggilkan
Mendoza berhasil mengubah posisinya dari petinju yang tidak diunggulkan menjadi pemegang dua gelar juara dunia, sementara Sandoval harus memulai kembali perjalanannya setelah kehilangan sabuk WBA dan WBC yang selama ini dipertahankannya.
Sandoval harus menerima kekalahan ketiganya dalam karier profesional. Petinju Amerika Serikat itu kini memiliki rekor 27 kemenangan (18 KO) dan tiga kekalahan.
Kekalahan dari Mendoza, dikutip Antara, juga menjadi kekalahan KO pertama Sandoval sepanjang karier profesionalnya yang telah berlangsung selama sekitar 10 tahun. (P-*/wr)








