
Suasana ketika Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo, mengambil langkah yang memantik atensi publik dengan melantik Mayjen TNI (P) Arnold Aristoteles Paplapna Ritiauw sebagai Direktur Jenderal (Dirjen) Sumber Daya Air (SDA) Kementerian PU (paling kanan berpeci) tepat pada tanggal “merah”, Jumat, 1 Mei 2026.(‘Courtesy’ Kompas.com/Kemen PU)PRIORITAS, 2/5/26 (Jakarta): Cara pelantikan yang ‘tak lazim’ dan mendapat sorotan publik terjadi di lingkup Kementerian Pekerjaan Umum (PU). Yakni saat pelantikan Direktur Jenderal (Dirjen) Sumber Daya Air (SDA) Kementerian Pekerjaan Umum (PU), Mayjen TNI (Purn) Arnold Aristoteles.

Kenapa demikian? Karena pelantikan Arnold Aristoteles sebagai pejabat teras Kementerian PU digelar secara tertutup bertepatan dengan hari libur nasional alias tanggal “merah” pada 1 Mei 2026 kemarin.
Ya, sejumlah pihak menilai, pengucapan sumpah jabatan yang tertutup ini tak lazim terjadi selama ini.
Sebab, untuk pelantikan pejabat tinggi sekelas eselon I, biasanya dilakukan pada hari kerja, didahului pengumuman sebelum acara pelantikan, terbuka untuk media, bahkan seringkali diikuti ucapan selamat di akun media sosial resmi Kemen PU.

Keputusan Presiden
Diketahui, pelantikan pensiunan jenderal bintang dua ini dilakukan menyusul Surat Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor: 39/TPA Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan dari dan Dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Madya di Lingkup Kementerian Pekerjaan Umum tersebut.
Dilantiknya Arnold bersamaan dengan pelantikan Staf Ahli Bidang Sosial, Budaya, dan Peran Masyarakat, Rachman Arief Dienaputra, yang sebelumnya menjabat sebagai Dirjen Pembiayaan Infrastruktur Kemen PU.
“Iya, mohon do’anya. Betul (Arnold dilantik menjadi Dirjen SDA),” kata Rachman Arief dikutip pada Sabtu (2/5/26).
Adapun Arnold Aristoteles menggantikan Dwi Purwantoro yang sebelumnya menjabat sebagai Dirjen SDA dan menyatakan mengundurkan diri pada bulan Februari 2026 lalu.
Terungkap sebelum pelantikan Dirjen SDA yang baru, sebenarnya sudah beredar spekulasi masuknya anggota TNI atau pensiunan TNI yang bakal mengisi posisi eselon I Kementerian PU ini.
Tetapi rumor itu sempat dibantah oleh Menteri PU, Dody Hanggodo.
Profil Arnold Aristoteles
Purnawirawan perwira tinggi TNI Angkatan Darat ini dikenal memiliki rekam jejak panjang di dunia militer, khususnya di bidang teknik militer dan kepemimpinan teritorial.
Adapun pejabat bernama lengkap Arnold Aristoteles Paplapna Ritiauw lahir pada 10 Maret 1969. Ia merupakan lulusan Akademi Militer (Akmil) tahun 1991 dari kecabangan Zeni yang memiliki keterkaitan erat dengan satuan elite Kopassus.
Diketahui, pria asal Teon Nila Serua, Maluku Tengah, ini meniti karier militer secara bertahap hingga menempati berbagai jabatan penting di lingkungan TNI AD.
Ketika memasuki masa purnatugas, Arnold tercatat menjabat sebagai Gubernur Akademi Militer. Sesudah itu, sejak 31 Juli 2025, ia dipercaya mengemban amanah sebagai Tenaga Ahli Pengajar Bidang Strategi di Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas).
Di perjalanan kariernya, Arnold menempuh beragam pendidikan militer sebagai bagian dari pengembangan kompetensi kepemimpinan dan profesionalisme di tubuh TNI AD.
Yakni, mengikuti pendidikan kecabangan Zeni, pendidikan komando, hingga pelatihan terjun payung yang menjadi bekal penting dalam penugasannya.
Di samping itu, Arnold juga menempuh pendidikan lanjutan di Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad) pada 2005, serta melanjutkan pendidikan di Sesko TNI pada 2015.
Juga Arnold pernah menjabat sebagai Danrem 133/Nani Wartabone dan Danrem 151/Binaiya.
Lalu kariernya terus menanjak dengan penugasan sebagai Ir Divif 3/Kostrad, Inspektur Akademi Militer, hingga akhirnya dipercaya menjadi Gubernur Akademi Militer.
Kekayaan kurang dari Rp1 M
Dari Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), Arnold Aristoteles terakhir kali melaporkan harta kekayaannya 27 Maret 2025 saat dirinya menjabat sebagai Gubernur Akmil.
Di LHKPN yang disampaikannya, sebagaimana dikutip Kompas.com, Arnold Aristoteles melaporkan kepemilikan harta kekayaan sebesar Rp781.500.000 atau tak sampai Rp1 miliar.
Adapun kekayaan terbesarnya berasal dari aset properti, meliputi tanah dan bangunan seluas 541 meter persegi di Kota Cimahi Jawa Barat dengan nilai Rp500 juta.
Kemudian aset properti kedua berupa sebidang tanah seluas 2.760 meter persegi di Kabupaten Maluku Tengah senilai Rp30 juta.
Selain itu, Arnold Aristoteles juga melaporkan kepemilikan dua unit kendaraan yakni mobil Toyota Innova (2020) senilai Rp125 juta, dan Innova Zenix (2024) senilai Rp575 juta.
Sedangkan aset lainnya berupa kas dan setara kas senilai Rp100 juta, harta begerak lain senilai Rp1,5 juta, dan utang sebesar Rp550 juta.
Dengan begitu, total kekayaan yang dikurangi hutang ialah sebesar Rp781,5 juta saja. (P-*r/Kps/jr)

