31.1 C
Jakarta
Tuesday, May 21, 2024

    Yes !!! Kemenkes: Masyarakat boleh pakai Vaksin Nusantara buatan Dokter Terawan

    Terkait

    Jakarta, 30/8/21 (SOLUSSInews.com) – Belakangan ramai percakapan para pejabat negara yang bocor dan mengaku sudah disuntik vaksin booster kepada Presiden Jokowi. Selain itu, Vaksin Nusantara juga ikut disebut dan diminati para pejabat negara. Tentu seperti biasanya, Presiden Jokowi merespinsnya dengsn senyum-senyum sembari mengangguk. Malah, Presiden Jokowi sempat berkelekar: “Kok nda’ diajak-ajak (dapat Vaksin Nusantara)”.

    Sejumlah pejabat pemerintah dan tokoh masyarakat, seperti Menhan Prabowo Subianto, KSP Moeldoko, hingga mantan Mensesneg Sudi Silalahi, hingga Aburizal Bakrie (mantan Menko), Dahlan Iskan (mantan Men-BUMN), Dokter Siti Fadillah (mantan Menkes), bahkan sejumlah Anggota DPR RI serta DPD RI sudah menikmati Vaksin Nusantara tersebut.

    Seperti diketahui, Vaksin Nusantara buatan mantan Menkes Terawan Agus Putranto dkk itu saat ini belum mendapat izin penggunaan oleh BPOM. Pasalnya belum melengkapi sejumlah persyaratan yang diminta seperti uji klinis tahap 3.

    Namun Kementerian Kesehatan (Kemkes) menyatakan, masyarakat tetap bisa memakai Vaksin Nusantara, tapi atas dasar keinginan pribadi.

    Baca Juga: Bocor Pejabat Ngaku Sudah Vaksin Booster ke Presiden, Mardani: Memalukan!

    “Sambil menunggu proses uji klinis ini, Vaksin Nusantara bisa diakses masyarakat berdasarkan pelayanan,” kata Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan RI, dr Siti Nadia Tarmizi saat on air di Radio 107,5 PRFM News Channel, Rabu (25/8/21) lalu.

    Siti mengungkapkan, saat seseorang menginginkan Vaksin Nusantara, nantinya ia akan diberikan penjelasan terkait manfaat hingga efek sampingnya oleh pengembang vaksin. Kemudian jika pasien tersebut setuju, Vaksin Nusantara akan diberikan.

    “Jadi bisa dapat vaksin untuk kemudian dilakukan penjelasan, disampaikan manfaat dan efek sampingnya atas persetujuan pasien tersebut maka Vaksin Nusantara bisa digunakan,” paparnya.

    Baca Juga: Kemenkes Belum Bisa Pastikan Data Pejabat yang Dapat Suntikan Vaksin Booster

    Kendati demikian, Siti tidak mengungkapkan di mana masyarakat bisa mengakses permintaan mendapat Vaksin Nusantara.

    Menunggu uji klinis

    Kemenkes diakuinya saat ini masih menunggu proses penyelesaian tahap uji klinis agar bisa dimasukkan ke daftar jenis vaksinasi yang digunakan kepada masyarakat umum.

    Vaksin Nusantara tentunya merupakan bagian salah satu vaksinasi yang berupa vaksinasi dalam bentuk pelayanan, jadi terkait proses uji klinis Vaksin Nusantara masih dilakukan oleh teman-teman yang memang melakukan penelitian,” ucapnya.

    “Nah lebih lanjut kita menunggu penyelesaian tahap-tahap uji klinis Vaksin Nusantara tersebut,” pungkasnya.

    Kepala Staff Kepresidenan (KSP) Moeldoko menerima suntikan Vaksin Nusantara yang dilakukan oleh mantan Menteri Kesehatan Indonesia Terawan Agus Putranto.
    Kepala Staff Kepresidenan (KSP) Moeldoko menerima suntikan Vaksin Nusantara yang dilakukan oleh mantan Menteri Kesehatan Indonesia Terawan Agus Putranto. (Foto Ist)

    Salah satu pejabat yang sudah menerima suntikan Vaksin Nusantara ialah Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP), Moeldoko pada 30 Juli 2021 lalu.

    “Sebuah inovasi dari anak bangsa untuk berperan serta dalam mengatasi pandemi Covid-19. Meski sebelumnya sudah lengkap divaksin 2 kali, saya ingin mencoba Vaksin Nusantara sebagai dukungan pribadi pada kerja keras anak bangsa,” kata Moeldoko. (S-PRFM/jr)

    - Advertisement -spot_img

    Viral

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here

    - Advertisement -spot_img

    Terkini