Sekjen Kemnaker tinjau pemagangan di lapas Sukamiskin, program Maganghub bantu lulusan baru dapat pengalaman kerja

Giovanni Riung
Minggu, 15 Maret 2026
EKBIS 0 260
3 menit membaca

Sekjen Kemnaker Cek Pemagangan di Lapas Sukamiskin, Pemagang Dapat Skill dan Pengalaman Kerja (Humas Kemnaker).

PRIORITAS, 15/3/2026 (Bandung): Cris Kuntadi selaku Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia (Kemnaker) meninjau langsung pelaksanaan Program Pemagangan Nasional (MagangHub) di Lapas Kelas I Sukamiskin, Bandung, Jumat (13/3/2026). Kunjungan ini menegaskan komitmen pemerintah dalam menyiapkan tenaga kerja yang memiliki keterampilan sekaligus pengalaman kerja sebelum memasuki dunia industri.

Dalam peninjauan tersebut, Cris menyampaikan bahwa program pemagangan menjadi salah satu langkah strategis untuk menjawab tantangan lulusan baru diploma maupun sarjana yang sering kali terkendala persyaratan pengalaman kerja saat melamar pekerjaan.

Menurutnya, tidak sedikit informasi lowongan kerja yang mencantumkan syarat pengalaman kerja, sementara sebagian besar lulusan baru belum memiliki bekal tersebut. Melalui Program Pemagangan Nasional yang berlangsung selama enam bulan, peserta dapat memperoleh pengalaman kerja nyata yang nantinya dapat dicantumkan dalam curriculum vitae (CV).

“Program pemagangan nasional menjadi salah satu cara efektif untuk menyiapkan tenaga kerja yang kompeten dan siap kerja. Dunia usaha dan industri juga menyambut program ini dengan sangat antusias,” ujar Cris.

Ia menambahkan, Program Pemagangan Nasional yang tengah berjalan saat ini diperkirakan akan selesai pada April hingga Juni 2026. Setelah itu, Kemnaker berencana membuka kembali program MagangHub dengan cakupan yang lebih luas agar semakin banyak masyarakat memperoleh kesempatan mendapatkan pengalaman kerja dan keterampilan praktis.

Selain itu, Kemnaker juga akan memperkuat kerja sama dengan berbagai perguruan tinggi serta balai pelatihan vokasi dan produktivitas guna meningkatkan efektivitas pelaksanaan program pemagangan di masa mendatang.

Dalam kunjungan tersebut, Cris disambut oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Barat, Kusnali, bersama Kepala Lapas Kelas I Sukamiskin, Fajar Nur Cahyono.

Fajar menilai program pemagangan yang bekerja sama dengan Kemnaker memberikan manfaat besar dalam proses pembinaan warga binaan. Selain meningkatkan keterampilan, program ini juga membuka peluang produktif bagi mereka ketika kembali ke masyarakat.

“Program ini sangat membantu kegiatan pembinaan di pemasyarakatan sekaligus membuka peluang bagi warga binaan untuk memiliki keterampilan yang bermanfaat ketika kembali ke masyarakat,” kata Fajar.

Pada kesempatan tersebut, Cris juga berdialog langsung dengan peserta MagangHub. Salah satunya adalah Anggi, peserta dari Lapas Narkotika Kelas IIA Bandung yang mengikuti pemagangan di sektor peternakan.

Anggi mengaku mendapatkan pengalaman baru selama mengikuti program tersebut. Ia menilai kegiatan pemagangan di lembaga pemasyarakatan membuka pandangannya mengenai berbagai aktivitas pembinaan yang dilakukan di dalam lapas.

Menurutnya, warga binaan tidak hanya menjalani masa hukuman, tetapi juga mengikuti berbagai kegiatan produktif seperti peternakan, pertanian, pramuka, hingga pelatihan konveksi.

Anggi bahkan menunjukkan jersey hasil produksi pelatihan konveksi yang dipasarkan secara daring melalui marketplace. Hal ini menunjukkan bahwa program pemagangan tidak hanya memberikan pengalaman belajar, tetapi juga membuka peluang usaha dan meningkatkan keterampilan kerja peserta. (P-*r/gr)

Terverifikasi di Dewan Pers
Nomor 1370/DP-Verifikasi/K/V/2025