Prabowo Subianto sebut program MBG sebagai bukti kehadiran negara untuk masyarakat RI

Zamir Ambia
Rabu, 29 April 2026
HUMANIORA NEWS 0 246
2 menit membaca

PRIORITAS, 29/4/26 (Jakarta): Presiden Prabowo Subianto menegaskan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi bentuk konkret kehadiran negara dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, khususnya kelompok rentan.


Saat menghadiri acara Groundbreaking 13 Proyek Hilirisasi Nasional Tahap II di area Pertamina Patra Niaga Refinery Unit (RU) IV Cilacap, Cilacap, Rabu (29/4/26), Presiden menyampaikan Program MBG telah menjangkau puluhan juta penerima manfaat dan akan terus diperluas hingga seluruh target pemerintah terpenuhi.

“Kita sudah memberi makan puluhan juta orang dan akan terus kita lanjutkan sampai tuntas,” imbuh Prabowo.

Presiden menjelaskan Program MBG tidak hanya diperuntukkan bagi anak-anak, tetapi juga menyasar ibu hamil serta lansia yang memerlukan asupan gizi cukup.


Penyaluran bantuan dilakukan secara aktif, termasuk melalui pengantaran langsung kepada masyarakat penerima manfaat.

Meningkatkan SDM Indonesia

Prabowo menilai skala program tersebut menunjukkan keseriusan pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia.

“Di mana ada negara yang bisa memberi makan lebih dari 60 juta orang secara rutin,” ujar Presiden.

Prabowo Subianto juga menyebut Program MBG mulai mendapat perhatian dari sejumlah negara yang ingin mempelajari penerapannya.

Menurut Kepala Negara, keberhasilan program tersebut didukung sinergi berbagai pihak, mulai dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, hingga partisipasi masyarakat.

Meski begitu, Presiden mengakui pelaksanaan program masih memiliki sejumlah kekurangan yang terus dievaluasi dan dibenahi secara bertahap.

“Kita terus perbaiki agar program ini semakin baik,” ucap Presiden.

Lebih lanjut, Prabowo Subianto menegaskan Program MBG menjadi bagian dari strategi besar pemerintah agar hasil pembangunan dapat dirasakan langsung masyarakat.

Presiden turut mengaitkan keberlanjutan program tersebut dengan kebijakan hilirisasi yang diyakini mampu meningkatkan pendapatan negara.

Menurutnya, hasil pengelolaan sumber daya alam nantinya dapat dimanfaatkan untuk mendanai berbagai program sosial secara berkelanjutan.

“Kita ingin kemakmuran itu dirasakan oleh seluruh rakyat, bukan hanya sebagian kecil,” kata Prabowo.

Pemerintah optimistis perpaduan kebijakan ekonomi dan sosial tersebut mampu mendorong pemerataan kesejahteraan serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara menyeluruh.

Terverifikasi di Dewan Pers
Nomor 1370/DP-Verifikasi/K/V/2025

xIklan
xIklan