Pertumbuhan ekonomi Gorontalo capai 6,20 persen, tertinggi di Sulawesi

Sem Muhaling
Minggu, 9 Agustus 2026
DAERAH Ekonomi 0 250
2 menit membaca

PRIORITAS, 8/8/26 (Gorontalo): Pertumbuhan ekonomi Provinsi Gorontalo mencapai 6,20 persen pada triwulan II 2026 secara tahunan. Angka tersebut menempatkan Gorontalo sebagai provinsi dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di Sulawesi.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Gorontalo Agus Sudibyo mengatakan pertumbuhan itu tercermin dari peningkatan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB). PDRB atas dasar harga konstan (ADHK) mencapai Rp9,136 triliun pada triwulan II 2026.

Menurut Agus Sudibyo, pada periode yang sama tahun sebelumnya, nilainya mencapai Rp8,602 triliun.

“Pertumbuhan secara tahunan sebesar 6,20 persen,” kata Agus di Gorontalo, Sabtu.


Pertambangan tumbuh hampir 60 persen

Melansir Antara News, sektor pertambangan dan penggalian mencatat pertumbuhan paling tinggi pada triwulan II 2026. Sektor tersebut tumbuh 59,96 persen secara tahunan.

Pertumbuhan tinggi juga terjadi pada industri pengolahan yang mencapai 33,34 persen. Sementara itu, perdagangan serta penyediaan akomodasi dan makan minum tumbuh masing-masing 10,81 persen.

Meski pertumbuhannya lebih rendah, pertanian tetap menjadi penopang utama ekonomi Gorontalo. Sektor pertanian menyumbang 34,74 persen terhadap struktur ekonomi daerah.

Perdagangan memberikan kontribusi 15,12 persen. Sementara konstruksi menyumbang 10,83 persen. 

“Lebih dari 30 persen perekonomian di Gorontalo itu ditopang oleh lapangan usaha pertanian,” ujar Agus.

Konsumsi rumah tangga masih dominan

Dari sisi pengeluaran, konsumsi rumah tangga masih menjadi penyumbang terbesar PDRB Gorontalo. Kontribusinya mencapai 61,18 persen terhadap struktur ekonomi daerah.

Bidang ekspor menyumbang 36,03 persen. Sementara pembentukan modal tetap bruto (PMTB) memberikan kontribusi 26,91 persen.

Ketiga komponen tersebut sama-sama mencatat pertumbuhan positif pada triwulan II 2026.

Agus menilai konsumsi rumah tangga masih menjadi penggerak utama perekonomian Gorontalo.

“Kontributor utama penggerak perekonomian Provinsi Gorontalo adalah pengeluaran rumah tangga,” katanya.

Menurut dia, konsumsi rumah tangga memberikan kontribusi lebih dari separuh terhadap struktur PDRB Gorontalo.

Tantangan menjaga pertumbuhan

Menurut Sudibyo, capaian 6,20 persen menunjukkan aktivitas ekonomi Gorontalo terus menguat. Namun, struktur ekonomi daerah masih sangat bergantung pada sektor pertanian. Karena itu, penguatan industri pengolahan menjadi penting untuk meningkatkan nilai tambah komoditas daerah.

Pertumbuhan sektor pertambangan dan industri pengolahan juga membuka peluang bagi percepatan hilirisasi di Gorontalo. Dengan demikian pemerintah daerah perlu menjaga momentum tersebut agar pertumbuhan ekonomi memberikan dampak lebih luas kepada masyarakat. (P-sm)


Terverifikasi di Dewan Pers
Nomor 1370/DP-Verifikasi/K/V/2025

xIklan
xIklan