Jessica Pegula melaju ke semifinal Australia Open 2026. (Courtessy CNNIndonesia/BBC)
PRIORITAS, 29/1/26 (Melbourne): Dua petenis putri Amerika Serikat Jessica Pegula yang menjadi unggulan keenam bentrok dengan rekan senegaranya Amanda Anisimova (unggulan keempat) di babak perempat final Australian Open.
Namun, Jessica Pegula yang menjadi pemenang. Pegula memastikan tempat ke semifinal untuk pertama kalinya setelah menyingkirkan rekan senegaranya, Amanda Anisimova yang berlangsung di Melbourne, Rabu (28/1/26) waktu setempat. Pegula tampil solid untuk mengalahkan unggulan keempat Anisimova dua set langsung dengan skor 6-2, 7-6(1) dalam waktu satu jam 35 menit.
“Ini luar biasa. Saya memang sudah beberapa kali melangkah jauh di US Open, tetapi ini adalah Grand Slam pertama di mana saya benar-benar berhasil mencapai semifinal,” kata Pegula, dikutip dari laman resmi WTA. Pada babak empat besar, Pegula dijadwalkan menghadapi Elena Rybakina yang sebelumnya juga memastikan langkah ke semifinal. Petenis berusia 31 tahun itu mengaku selalu merasa nyaman bermain di Melbourne Park. Menurutnya, performa konsisten di Australian Open selama beberapa tahun terakhir menjadi fondasi keberhasilannya musim ini.
Jannik atur pertemuan dengan Djokovic
Sementara itu, di bagian putra, Jannik Sinner melanjutkan upayanya meraih gelar juara tiga kali berturut-turut di Australian Open dengan menyingkirkan Ben Shelton pada babak perempat final, Rabu (28/1/26) waktu setempat, untuk berhadapan dengan Novak Djokovic di semifinal.
Juara bertahan dua kali, yang tak terkalahkan di Melbourne sejak 2023, itu melaju melewati unggulan kedelapan tersebut dengan skor 6-3, 6-4, 6-4 untuk melangkah ke babak empat besar. “Sangat sulit bermain melawan Ben. Dia memiliki servis yang sangat, sangat kuat dan saya merasa dia semakin berkembang pesat dari tahun ke tahun,” kata Sinner dikutip dari ATP.
Ben Shelton hanya kehilangan satu set dalam perjalanannya ke perempat final Australian Open ketiga, tetapi seperti dalam pertemuan sebelumnya, ia kesulitan untuk menampilkan permainan eksplosifnya melawan petenis Italia tersebut.
Sinner mengekspos kelemahan backhand Shelton, menyerangnya di sisi forehand, dan mendominasi dari garis belakang untuk meningkatkan catatan head to head menjadi 9-1.
Keempat pertemuan besar mereka kini dimenangi oleh Sinner, dua kali di Australia dan dua kali di Wimbledon.
Menuju semifinal Grand Slam kesembilannya dan yang ketiga di Australian Open, juara empat kali Grand Slam itu menghadapi ujian berat berikutnya melawan juara 10 kali Djokovic.
Sinner telah menikmati kesuksesan semifinal yang luar biasa melawan petenis Serbia itu sebelumnya, mengalahkannya pada babak tersebut di Australian Open 2024, Roland Garros 2025, dan Wimbledon 2025. “Ini adalah momen-momen yang dilatih,” kata Sinner tentang menghadapi Djokovic seperti dikutip CNNIndonesia.
“Saya akan bangun pagi dan berharap dapat memainkan pertandingan yang bagus. Jika ingin menang, harus bermain sebaik mungkin.” Sinner menambahkan, “Kita beruntung masih memiliki Novak di sini, yang memainkan tenis luar biasa di usianya,” ujar petenis berusia 24 tahun itu. (P-wr)