Pramono Anung: Sikap saling menghormati jadi kunci utama menjaga persatuan

Zamir Ambia
Senin, 20 April 2026
2 menit membaca

PRIORITAS, 20/4/26 (Makassar): Pramono Anung menegaskan, sikap saling menghormati merupakan kunci utama dalam menjaga persatuan di tengah keberagaman latar belakang.


Pernyataan itu disampaikannya saat menghadiri acara silaturahmi keluarga besar RT 011/RW 016 Pondok Indah yang digelar di The Ballroom Pondok Indah Golf Course, Jakarta Selatan, pada Minggu (19/4/26).

“Saya sering mengatakan, ketika diberi amanah menjadi Gubernur Jakarta, maka saya harus menjadi gubernur untuk semua, yaitu untuk semua kelompok, semua agama, dan semua golongan. Karena itu, keberagaman harus terus kita jaga,” ujarnya, dikutip dari Antara.

Pramono Anung menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk terus mendukung berbagai kegiatan yang mempererat persaudaraan serta memperkuat toleransi di tengah masyarakat.


“Silaturahmi seperti ini perlu kita rawat bersama. Dalam bingkai halal bihalal, keberagaman justru menjadi kekuatan utama kita sebagai warga Jakarta,” tuturnya.

Dalam kesempatan yang sama, Rachmat Pambudy mengungkapkan rasa syukurnya karena dapat hadir dan merasakan langsung kebersamaan bersama warga.

“Saya bersyukur bisa hadir dalam kegiatan ini. Gagasan menguatkan silaturahmi dalam keberagaman adalah sesuatu yang sangat bermakna. Pondok Indah sudah seperti rumah bagi kami. Selama 40 tahun tinggal di sini, baru kali ini saya benar-benar merasakan silaturahmi yang lintas usia, suku, agama, dan latar belakang,” ucapnya.

Memperkuat rasa kebersamaan

Rachmat Pambudy menambahkan, Jakarta menjadi wadah bagi warganya untuk memperkuat rasa kebersamaan sekaligus menumbuhkan kebanggaan sebagai satu komunitas.

“Bersama Pak Pram, warga Pondok Indah dapat merasakan kebanggaan sebagai bagian dari Jakarta. Kebanggaan itu tumbuh dari kebersamaan kita sebagai sesama warga,” katanya.

Sementara itu, Ketua Panitia Ning Pramono menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjadi momentum halalbihalal Idulfitri 1447 Hijriah, tetapi juga menjadi wujud perayaan keberagaman yang telah dijalani bersama sepanjang tahun.

“Ini bukan sekadar halalbihalal, tetapi juga bentuk syukur atas kebersamaan dalam berbagai perayaan, mulai dari Natal, Tahun Baru, Imlek, Nyepi, hingga Paskah,” imbuhnya, demikian informasi yang diterima dari Antara.

Acara ini juga dihadiri oleh Agus Joko Purnomo, Ali Suharli, Ali Murtado, serta sejumlah tokoh dan masyarakat setempat. (P-Zamir)

Terverifikasi di Dewan Pers
Nomor 1370/DP-Verifikasi/K/V/2025

xIklan
xIklan