
Presiden Prabowo Subianto saat menyapa Presiden ke-7 RI Joko Widodo seusai Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR dan DPD di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen Senayan Jakarta, Jumat (14/8/26). (Courtesy Investortrust/Dicki Antariksa)PRIORITAS, 14/8/26 (Jakarta): Pidato Presiden Prabowo Subianto pada Sidang Tahunan MPR, di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/25) yang cukup detil menyebutkan beberapa indikator perekonomian Indonesia, ternyata mendapat sambutan positif pasar.

Dilaporkan, IHSG naik 35,42 poin atau 0,56 persen ke level 6.337,19 pada penutupan perdagangan sesi I Jumat (14/8/26). Sebelumnya, IHSG sempat bergerak lesu pada awal perdagangan.
Sementara nilai tukar rupiah mengakhiri perdagangan Jumat (14/8/26) dengan penguatan terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Pergerakan positif tersebut sejalan dengan mayoritas mata uang Asia yang turut menguat terhadap greenback.
Mengacu pada data Bloomberg, hingga pukul 16.15 WIB di pasar spot exchange, rupiah naik 50 poin atau 0,28 persen menjadi Rp17.827 per dolar Amerika Serikat (AD). Sebelumnya, rupiah ditutup pada level Rp17.877 per dolar AS.

Di lantai bursa, pada sepanjang sesi I, IHSG bergerak fluktuatif dalam rentang 6.267 hingga 6.343. Penguatan IHSG turut diikuti mayoritas saham yang diperdagangkan.
Nilai transaksi mencapai Rp6,48 triliun
Sesuai data Bursa Efek Indonesia (BEI), sebanyak 17,9 miliar saham telah berpindah tangan dengan nilai transaksi mencapai Rp6,48 triliun. Frekuensi perdagangan tercatat sebanyak 1.042.100 transaksi.
Sedangkan dari keseluruhan saham yang diperdagangkan, sebanyak 292 saham menguat, 297 saham melemah, dan 196 saham bergerak stagnan. Sementara itu, indeks saham-saham berkapitalisasi besar yang tergabung dalam LQ45 menguat 0,75 persen.
Juga hampir seluruh sektor saham berakhir di zona hijau pada penutupan sesi I. Sektor barang baku menjadi penguat terbesar dengan kenaikan 1,54 persen.
Lalu penguatan berikutnya dicatatkan sektor infrastruktur sebesar 1,5 persen, barang konsumsi nonprimer 1,16 persen, barang konsumsi primer 0,97 persen, dan energi 0,96 persen Sebaliknya, dua sektor tercatat melemah, yakni kesehatan yang turun 0,35 persen dan keuangan yang terkoreksi 0,03 persen.
Mencatat kenaikan signifikan
Adapun tengah pergerakan IHSG yang menguat, lima saham mencatat kenaikan signifikan dan masuk jajaran top gainers. Harga saham-saham tersebut melonjak dalam kisaran 18 persen hingga 25 persen.
Bahkan dua di antaranya menyentuh batas kenaikan harga saham harian atau auto rejection atas (ARA). PT Yanaprima Hartapersada Tbk (YPAS) menjadi salah satu saham dengan kenaikan tertinggi. Saham YPAS melesat 25 persen ke level Rp1.200. Sementara itu, PT Asia Sejahtera Mina Tbk (AGAR) menguat 24,9 persen menjadi Rp1.605. (P-*/jr)

