
LeBron James. (Dok/NBA)PRIORITAS, 18/12/25 (Jakarta): Performa LeBron James bersama Los Angeles Lakers musim ini memicu diskusi hangat soal masa depan karier pebasket legendaris itu sekaligus spekulasi pensiun di akhir musim depan.

Lakers sempat mengalami awal yang kurang mulus saat James absen karena sciatica selama beberapa pekan, sehingga performanya sempat turun serta tim gagal tampil konsisten di fase awal kompetisi. Kondisi fisik yang mulai rentan menjadi sorotan publik serta analis basket global.
Meski sempat absen, James kembali bermain dan menunjukkan kemampuan clutch, termasuk kemenangan tipis atas Phoenix Suns beberapa hari lalu dengan kontribusi 26 poin serta free throw krusial. Ini menunjukkan sang superstar masih punya dampak besar di lapangan.
LeBron kini memasuki musim ke-23 di NBA, usia nyaris 41 tahun. Ia sudah jadi pemain pertama dalam sejarah liga yang mencapai tonggak tersebut, namun usia tinggi membuat banyak pihak mempertanyakan seberapa banyak waktu lagi yang tersisa untuknya di level tertinggi kompetisi.

James sendiri belum memberikan jawaban pasti soal pensiun, menyatakan dia menikmati bermain serta belum tahu kapan waktunya berhenti. Pernyataan ini menegaskan ketidakpastian masa depannya di NBA.
Sumber internal Lakers mengatakan ekspektasi saat ini James akan tetap bersama tim setidaknya hingga akhir musim 2025-26, dengan kemungkinan besar ini jadi season terakhirnya di liga, meski belum ada keputusan final.
Diprediksi bermain satu musim lagi
Spekulasi tambahan muncul dari pandangan analis serta Hall of Famer Tim Hardaway Sr., yang memprediksi James akan bermain setidaknya satu musim lagi sebelum akhirnya pensiun, menyiratkan kemungkinan besar ia masih punya cukup gas untuk bertahan sedikit lebih lama.
Beberapa sumber media juga menyiratkan diskusi internal di Lakers memberi ruang bagi James untuk memilih cerita akhir kariernya sendiri, termasuk kemungkinan pensiun sebagai pemain Lakers jika memang itu yang diinginkannya.
Prediksi paling realistis dari banyak pengamat adalah James kemungkinan besar akan pensiun di akhir musim 2025-26, setelah 23 musim gemilang, kecuali ada perubahan signifikan performa atau motivasi di paruh musim mendatang.
Meskipun performa sempat menurun dibanding puncak kariernya, kontribusi James tetap terasa besar bagi Lakers serta NBA secara keseluruhan, dan keputusan pensiun nantinya diperkirakan akan lebih dipengaruhi oleh kondisi fisik serta tujuan pribadi ketimbang tekanan publik semata. (P-*r/Zamir Ambia)

