Pahlawan perampas senjata di serangan Pantai Bondi mengaku ingin lakukan lagi

Jeffry Wuisan
Selasa, 16 Desember 2025
3 menit membaca

PRIORITAS, 16/12/25 (Sydney): Ahmed el Ahmed warga sipil Sydney Australia yang dijuluki ‘pahlawan’, karena berhasil merampas senjata dari tersangka penembakan massal di pantai Bondi, mengaku akan melakukan tindakan itu lagi jika sudah pulih.


Ahmed saat ini masih menjalani pemulihan di rumah sakit akibat terkena dua tembakan di bagian punggungnya.

Menurut informasi yang diperoleh Beritaprioritas.com, hari Selasa (16/12/25), Ahmed telah menjalani operasi di Rumah Sakit St George dan diperkirakan akan pulih sepenuhnya.

Keberaniannya dipuji di seluruh dunia, setelah rekaman video ia berhasil merampas senjata laras panjang dari tersangka Sajid Akram, yang sedang menembak warga di pantai Bondi, di Sydney.


Rekaman luar biasa itu menunjukkan Ahmed el Ahmed, seorang ayah dua anak mendekati salah satu pelaku penembakan secara diam-diam. Ia mencekik leher si penembak, menjatuhkan ke tanah dan akhirnya merebut senjata dari tangannya.

Pemilik sebuah toko itu mengarahkan senjatanya ke arah penembak,  tetapi tidak melepaskan tembakan, namun membuat pelaku langsung menjauh.

Tindakan Ahmed berhasil menyelamatkan banyak nyawa warga lain yang akhirnya punya kesempatan untuk melarikan diri dari lokasi penembakan.

Ahmed tak lama kemudian ia terluka dalam baku tembak berikutnya dengan tersangka lain, Naveed Akram yang juga putra dari Sajid Akram.

Tidak menyesal

Pengacara imigrasi, Sam Issa, yang mengunjungi Ahmed di rumahsakit, mengungkapkan dia tidak menyesali apa yang telah dilakukannya meski berakibat ia juga kena tembak.

“Dia mengatakan akan melakukannya lagi. Tetapi rasa sakit itu mulai membebani dirinya,” kata Sam Issa, kepada media Sydney Morning Herald.

“Tubuhnya mengalami luka tembak. Pahlawan kita sedang berjuang saat ini”, jelas Issa.

Hingga larut malam pada hari Senin, lebih dari $1,2 juta (sekitar Rp.20 miliar) telah disumbangkan untuk Ahmed melalui situs penggalangan dana yang dibuat dalam membantu perawatannya.

Miliarder terkemuka AS, Bill Ackman, termasuk di antara para donatur.

Manajer hedge fund itu meminta seseorang untuk membuat halaman donasi untuk Ahmed.

“Bisakah seseorang membuat halaman donasi terverifikasi agar kita bisa memberi penghargaan kepadanya dan keluarganya?” tulis Ackman.

Ackman kemudian menyumbangkan $100.000 bagi Ahmed.

Keluarga Ahmed ikut bangga dan terharu dengan tindakan heroik Ahmed.

“Mungkin dia bisa mengorbankan nyawanya untuk menyelamatkan orang lain,” kata sepupunya tentang upaya berani Ahmed.

“Saya harap semua orang di Australia mendoakan agar semuanya berjalan baik bagi Ahmed untuk kembali kepada keluarganya”, katanya.

Tindakan Ahmed telah dipuji di Australia dan di seluruh dunia, termasuk Presiden AS Donald Trump dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.

Theodore Okur menyebut Ahmed sebagai pahlawan atas tindakannya, dan mengatakan dia merasa beruntung bisa merekam momen seperti itu. (9news)

Direkam Okur

Pria yang merekam aksi heroik Ahmed itu ikut berada di lokasi kejadian saat terjadi penembakan massal.

Theodore Okur menjelaskan di acara Today bagaimana dia melarikan diri dari tempat kejadian dan kemudian merekam aksi Ahmed dari apartemennya.

“Saya sedang menuju pantai untuk membeli barbekyu. Ketika penembakan dimulai di jembatan, pria itu berada 10 meter di depan saya,” katanya.

Dia mengungkapkan melihat para pelaku menargetkan upacara Yahudi dan awalnya mengira suara tembakan itu adalah kembang api.

“Itu adalah hal paling menakutkan yang pernah terjadi dalam hidupku,” kata Okur.

Okur mengatakan dia tidak percaya dengan rekaman yang dia buat, tetapi mengatakan Ahmed adalah seorang pahlawan.

“Saya sangat beruntung bisa menyaksikan ini. Menjadi satu-satunya orang yang merekam adegan ini, yang sangat menakutkan”, ungkapnya. (P-Jeffry W)

Terverifikasi di Dewan Pers
Nomor 1370/DP-Verifikasi/K/V/2025

xIklan
xIklan