Lanjutkan legacy meski berbeda nasib, Pusung: Hironimus Makainas teladan pemimpin bertanggung jawab

Johanes Christiaan
Kamis, 21 Mei 2026
Hukum KESRA 0 192
2 menit membaca

PRIORITAS, 21/5/2026 (Manado): Suara dukungan penuh dan dorongan kuat datang dari organisasi kemasyarakatan dan pers, Jurnalis Aktivis Rakyat Indonesia (JARI), terhadap Penjabat (PLT) Bupati Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Hironimus Makainas.

Pernyataan sikap ini disampaikan secara tegas oleh JARI, Maikel Pusung, yang menaruh keyakinan besar.

“Bahwa sosok yang juga menjabat sebagai Pimpinan Utama Partai Gerindra Kabupaten Sitaro ini adalah figur paling tepat untuk membawa daerah kepulauan itu keluar dari masa sulit menuju pemulihan dan kemajuan,” ujar Maikel.

Dia menegaskan, JARI sangat yakin Hironimus Makainas memiliki kapasitas dan integritas tinggi dalam merawat, menjaga, dan meningkatkan kepercayaan serta dukungan rakyat yang selama ini telah tumbuh di Sitaro.

Lebih dari itu, Langkah strategis Hironimus Makainas dalam meneruskan estafet kepemimpinan dan mewarisi jejak pembangunan sempat dirintis oleh pemimpin sebelumnya, yakni Chyntia Ingrid Kalangit.

Seyogianya, Ini merupakan sikap kenegaraan yang dewasa dan bertanggung jawab, meski di tengah situasi hukum yang menimpa mantan Bupati tersebut, kini telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Utara dalam kasus besar dugaan korupsi penanganan bencana Erupsi Gunung Ruang 2024.

Memberikan pandangan strategis terkait kendala birokrasi yang saat ini dihadapi, Menurutnya, status Hironimus Makainas yang masih berkedudukan sebagai Penjabat (PLT) dirasa belum cukup maksimal untuk mengerahkan seluruh kekuatan dan kebijakan besar guna memulihkan kondisi daerah pasca bencana maupun pasca guncangan hukum.

Oleh karena itu, JARI pun melontarkan dorongan keras agar proses pengukuhan segera dilakukan, sehingga Hironimus Makainas dapat resmi menjabat sebagai Bupati Definitif.

“Kami dari JARI sangat mendorong dan berharap agar Bapak Hironimus Makainas bisa segera dilantik dan ditetapkan menjadi Bupati Sitaro secara definitif. Jujur saja, selama beliau masih berstatus PLT, ruang gerak, kewenangan, dan langkah kerja beliau pasti masih terasa agak terbatas dan terikat aturan administrasi. Padahal Sitaro butuh kepemimpinan penuh, berdaulat, dan berkuasa penuh untuk menyelesaikan masalah besar yang ada sekarang. Kalau sudah definitif, kami yakin beliau bisa bekerja lebih leluasa, lebih cepat, dan lebih maksimal lagi untuk rakyat Sitaro,” tutup Pusung. (P-Deon Y. Wonggo)

Terverifikasi di Dewan Pers
Nomor 1370/DP-Verifikasi/K/V/2025