Kemenhub tangani antrean Pelabuhan Merak

Khalied Malvino
Minggu, 21 Desember 2025
NEWS 0 381
2 menit membaca

PRIORITAS, 21/12/25 (Merak): Antrean Pelabuhan Merak terjadi akibat gangguan cuaca ekstrem di Perairan Selat Sunda yang menghambat operasional penyeberangan menuju Pelabuhan Bakauheni, Lampung. Kementerian Perhubungan (Kemenhub) turun tangan untuk menjaga kelancaran arus kendaraan.


Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub, Aan Suhanan, menyebut gelombang tinggi dan angin kencang menyulitkan kapal saat bersandar di dermaga. Kondisi tersebut membuat proses bongkar muat tidak berjalan optimal.

“Gangguan cuaca ekstrem berdampak langsung pada operasional kapal, terutama saat sandar di dermaga, sehingga memicu penumpukan kendaraan di area pelabuhan,” kata Aan di Merak, Minggu (21/12/25).

Selain faktor cuaca, peningkatan permintaan jasa penyeberangan turut menambah tekanan di Pelabuhan Merak. Lonjakan terutama datang dari kendaraan angkutan logistik yang bergerak bersamaan.


Merespons situasi tersebut, Ditjen Perhubungan Darat berkoordinasi dengan Kepolisian, Balai Pengelola Transportasi Darat Kelas II Banten, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas I Banten, serta PT ASDP Indonesia Ferry (Persero).

“Kami turut mengoptimalkan penerapan delaying system, buffer zone, dan penyekatan kendaraan, dengan tetap mengutamakan aspek keselamatan penyeberangan,” ujarnya.

Penguraian antrean juga dilakukan dengan menambah kapal berkapasitas besar di setiap dermaga sejak 18 Desember 2025 dini hari. Delaying system diberlakukan saat cuaca berada pada level Peringatan Dini I dan II.

PT ASDP Indonesia Ferry memastikan tiket pengguna jasa tetap berlaku dan tidak kedaluwarsa selama penerapan delaying system akibat cuaca buruk.

Kemenhub terus memantau kondisi lapangan dan mengimbau masyarakat memeriksa informasi cuaca ekstrem selama periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 berdasarkan prakiraan BMKG, demi keselamatan perjalanan. (P-Khalied M)

Terverifikasi di Dewan Pers
Nomor 1370/DP-Verifikasi/K/V/2025

xIklan
xIklan