Lompat ke konten
Minggu, 18 Oktober 2026
Breaking
HUKRIM

Kampung Madani Batam dan Diamuk Polisi: 85 Positif Sabu, Puluhan Bong Disita!

Giovanni Riung2 menit baca
Bagikan
Kampung Madani Batam dan Diamuk Polisi: 85 Positif Sabu, Puluhan Bong Disita!
Sebanyak 61 warga yang positif di Kampung Madani langsung menjalani pemeriksaan awal sebelum dikirim untuk asesmen medis di BNNP Kepri (Boly).

PRIORITAS, 18/10/26 (Batam): Operasi pembersihan sarang narkotika yang digelar Polda Kepulauan Riau (Kepri) di Kota Batam membuahkan hasil mencengangkan. Hanya dalam kurun waktu sehari, sebanyak 85 orang dinyatakan positif mengonsumsi narkotika jenis sabu dari dua lokasi berbeda, yakni Kampung Madani dan Bukit Senyum.

Tak hanya menjaring puluhan pengguna, petugas kepolisian juga menemukan belasan senjata tajam, senapan angin, hingga puluhan alat hisap sabu (bong) yang tersebar di pemukiman warga.

Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Nona Pricillia Ohei mengonfirmasi bahwa penindakan maraton ini menyasar dua titik rawan dalam rangka KRYD Penegakan Hukum dan Operasi Sarang Narkoba pada Sabtu (17/10/2026).

"Di lokasi Kampung Madani, tim medis Biddokkes melakukan tes urine terhadap 64 orang. Hasilnya, 61 orang dinyatakan positif mengonsumsi narkotika yang terdiri atas 53 laki-laki dan 8 perempuan," jelas Nona dalam keterangannya, Minggu (18/10/2026).

Penyisiran di pemukiman Kampung Madani memperlihatkan indikasi kuat masifnya praktik penyalahgunaan barang haram tersebut. Polisi berhasil menyita 45 alat hisap sabu (bong), 30 unit telepon genggam, 12 senjata tajam, 1 pucuk senjata angin, 1 unit timbangan digital, 12 cartridge pod bekas, 20 mancis, 20 pipet, serta 1 unit sepeda motor.

Sebanyak 61 warga yang positif di Kampung Madani langsung menjalani pemeriksaan awal sebelum dikirim untuk asesmen medis di BNNP Kepri.

Operasi gempur sarang narkoba ini sebenarnya diawali beberapa jam sebelumnya pada Sabtu dini hari di kawasan Bukit Senyum, Kampung Seraya, Batu Ampar. Diterjunkan sebanyak 364 personel gabungan untuk menggeledah wilayah tersebut.

"Dari Bukit Senyum, petugas mengamankan 33 orang dengan hasil 24 orang positif dan sembilan negatif. Di sana juga disita tujuh paket sabu seberat 2,6 gram, sebilah samurai, hingga tiga kamera CCTV pengintai petugas," ujar Nona.

Dengan demikian, akumulasi dari dua lokasi penggerebekan menyentuh angka 85 orang positif urine.

Nona menegaskan, penindakan secara maraton ini merupakan pelaksanaan Quick Wins Kapolri Program Nomor 2 tentang Pemulihan Kawasan Narkoba serta bagian dari strategi P4GN.

"Pemberantasan ini tidak hanya penindakan hukum semata, tetapi juga pemulihan lingkungan. Kami mengimbau masyarakat aktif mengawasi dan melaporkan jika ada indikasi peredaran narkoba di lingkungannya," pangkasnya. (P-Boly)

Komentar

Rekomendasi untuk Anda

Pasang iklan Anda di sini

Jangkau pembaca Berita Prioritas melalui salah satu kanal berita paling aktif di wilayah ini.

Email Kami