Lompat ke konten
Minggu, 18 Oktober 2026
DAERAH

IAII Tawarkan Antrean 'Daring' Urai Macet Panjang di SPBU

Sistem Berbasis Teknologi Terintegrasi, Dinas Kominfo jadi Motor

Deky Geruh2 menit baca
Bagikan
IAII Tawarkan Antrean 'Daring' Urai Macet Panjang di SPBU
Antrean panjang kendaraan bermotor di ruas jalan utama Kota Tomohon, Sulawesi Utara, yang akan mengisi BBM di SPBU Kakaskasen, Sabtu (17/10/2026). (beritaprioritas/deky geruh)

PRIORITAS, 18/10/26 (Manado) : Ikatan Ahli Informatika Indonesia (IAII) Wilayah Sulawesi Utara, mendorong Pemerintah Provinsi bersama Pemerintah Kabupaten/Kota menerapkan inovasi teknologi publik berupa aplikasi antrean dalam jaringan (daring) berbasis web maupun Android mengatasi kemacetan panjang di SPBU.

Ketua IAII Sulut Lucky Mangkey mengatakan Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (Diskominfo) dapat mengambil peran menerapkan sistem ini.

Menurutnya fenomena antrean panjang kendaraan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Sulawesi Utara, sudah memadati badan jalan protokol dan menyita waktu produktif warga.

Lucky mengatakan antrean fisik berjam-jam yang mengular di berbagai SPBU tidak hanya mempersempit ruang lalu lintas dan memicu kemacetan parah, tetapi juga merugikan perekonomian daerah karena menyita jam kerja produktif masyarakat.

"Masyarakat seharusnya tidak perlu disiksa dengan antrean fisik berjam-jam di badan jalan hingga meninggalkan jam kerja mereka. Warga bisa tetap beraktivitas di kantor atau tempat usaha masing-masing, sementara jadwal pengisian bahan bakar diatur melalui sistem reservasi digital. Pemilik kendaraan cukup tiba di SPBU 5 hingga 10 menit sebelum estimasi waktu giliran tiba," urai Lucky Mangkey di Manado

Melalui suaran pers IAII yang diterima Minggu (18/10/2026) ia menjelaskan, kepadatan ekstrem di jalan umum sebenarnya dapat dimitigasi apabila pemerintah daerah berinisiatif membangun infrastruktur registrasi dan reservasi antrean digital lokal yang disinkronkan dengan identitas kependudukan (NIK) serta tanda nomor kendaraan bermotor (plat nomor).

Dalam kerangka kerja yang diusulkan IAII Sulut, sistem digital tersebut dirancang dengan tiga pilar operasional:

 * Sistem Reservasi Berbasis Identitas: 

Pengguna mendaftarkan nomor polisi kendaraan dan NIK untuk memilih lokasi SPBU serta alokasi jendela waktu kedatangan secara tertib, sehingga mencegah pengerahan kendaraan secara serentak di satu titik.

 * Pengawasan Lintas Instansi bersama Kepolisian: 

Proses validasi di lapangan dapat diawasi bersama oleh aparat kepolisian dan otoritas terkait guna memastikan kepatuhan jadwal, mencegah praktik pelangsiran berulang, serta menjaga ketertiban distribusi.

 * Efisiensi Ruang Lalu Lintas: 

Menghilangkan antrean statis di jalan protokol sehingga fungsi jalan umum kembali optimal bagi pengguna jalan lainnya.

"Kemampuan teknis pemerintah daerah melalui Dinas Kominfo saat ini sangat memadai untuk mengembangkan platform antrean semacam ini. Langkah digitalisasi antrean publik ini merupakan wujud kehadiran pemerintah dalam memberikan rasa adil, aman, dan efisien bagi mobilitas masyarakat Sulawesi Utara," tutup Lucky.

IAII Sulawesi Utara menyatakan kesiapan untuk bersinergi dan memberikan kajian teknis arsitektur sistem kepada pemangku kebijakan di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota guna merealisasikan solusi tersebut secara terukur.

Ikatan Ahli Informatika Indonesia (IAII) Wilayah Sulawesi Utara mencantumkan nomor kontak sebagai narahubung: Sekretariat IAII Wilayah Sulut
Telepon/WhatsApp: 081243500471.(P/dg)

Komentar

Rekomendasi untuk Anda

Pasang iklan Anda di sini

Jangkau pembaca Berita Prioritas melalui salah satu kanal berita paling aktif di wilayah ini.

Email Kami