PRIORITAS, 23/8/26 (Surabaya): Mungkin, untuk pertama kalinya Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengaku telah mengetahui calon Kapolri berikutnya. Ini diungkapkan Listyo saat meresmikan Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) di Surabaya, Jumat (21/8/26) lalu.
Diketahui, Listyo juga menjabat sebagai Ketua Dewan Penasihat KSPSI. Karenanya ia berpesan agar 'Desk Ketenagakerjaan' Polri tetap dioptimalkan untuk mengawal kepentingan dan kesejahteraan buruh.
“Karena ini juga menjadi bagian dari untuk terus menjaga komitmen yang sudah terbangun. Dan saya juga sudah sampaikan ke calon-calon Kapolri nanti, kan begitu,” kata Listyo Sigit lagi.
Listyo minta 'Desk Ketenagakerjaan' tetap berjalan
'Desk Ketenagakerjaan Polri', menurut Listyo, merupakan bentuk komitmen kepolisian dalam mengawal kesejahteraan pekerja.
Disebutkan, 'Desk Ketenagakerjaan Polri' juga merupakan layanan terpadu yang menangani konsultasi, pengaduan, mediasi sengketa, serta penegakan hukum terkait tindak pidana ketenagakerjaan secara kolaboratif untuk menciptakan hubungan industrial yang kondusif.
“Ya, karena ini artinya saya hanya ingin bahwa 'Desk Ketenagakerjaan' nanti, siapapun Kapolrinya, terus memberikan pelayanan optimal,” tegasnya, dikutip media.
Banyak persoalan hubungan industrial terselesaikan
Selanjutnya, Listyo mengatakan, sejak 'Desk Ketenagakerjaan Polri' dibentuk, sejumlah persoalan hubungan industrial yang telah berlangsung selama bertahun-tahun dapat diselesaikan lebih cepat.
Bahkan, demikian lansiran Kompas.com, Polri juga pernah memfasilitasi pekerja yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) agar dapat kembali memperoleh pekerjaan.
“Dan beberapa waktu yang lalu juga kami memfasilitasi agar buruh-buruh yang terkena PHK juga bisa kembali mendapatkan pekerjaan. Jadi tentunya ini bagian dari komitmen kita terus untuk menjaga dan mengawal teman-teman buru,” tutur Jenderal Listyo Prabowo. (P-*/jr)








