Indonesia kirim sebanyak 4.077 ton Durian beku ke China tahun ini

Zamir Ambia
Sabtu, 18 April 2026
2 menit membaca
  1. PRIORITAS, 18/4/26 (Makassar): Badan Karantina Indonesia (Barantin) melaporkan, sejak awal tahun ini, ekspor durian beku Indonesia ke China telah mencapai 4.077 ton dengan nilai sebesar Rp377,5 miliar.

“Keberhasilan ekspor durian menembus pasar China adalah buah dari kerja keras dan kolaborasi kita semua. Sampai hari ini, sudah 151 kontainer diberangkatkan ke China,” ucap Kepala Barantin Sahat M. Panggabean saat menghadiri pelepasan ekspor durian beku di Palu, Provinsi Sulawesi Tengah, pada Kamis (16/4/26).


Akses ekspor langsung durian beku Indonesia ke pasar China resmi terbuka setelah tercapainya kesepakatan protokol ekspor sebagai bagian dari kerja sama ekonomi kedua negara, yang disepakati dalam kunjungan Perdana Menteri China Li Qiang ke Jakarta pada Mei tahun lalu. Pengiriman perdana dilakukan pada Desember 2025 dan terus berlanjut hingga kini. Terbaru, Barantin melepas sebanyak 459 ton durian beku asal Sulawesi Tengah pada Kamis.

Kolaborasi ini dinilai memberikan keuntungan bagi petani lokal karena mampu memangkas waktu distribusi. Jika sebelumnya pengiriman ke China memakan waktu hingga 56 hari, kini hanya membutuhkan sekitar 22 hingga 26 hari. Kondisi tersebut dinilai dapat memperlancar arus kas petani sekaligus menekan sejumlah biaya operasional lainnya.

Pangsa pasar durian di China


Dengan tingginya konsumsi di dalam negeri, Barantin menargetkan Indonesia mampu menguasai sekitar lima hingga 10 persen pangsa pasar durian di China. Jika target tersebut tercapai, potensi tambahan devisa yang bisa diraih diperkirakan mencapai Rp6,4 triliun hingga Rp12,8 triliun per tahun.

Selain efisiensi biaya logistik, Kepala Badan Karantina Sulawesi Tengah, Alfian, menyebut ekspor durian ke China membuka peluang keuntungan besar bagi petani, mengingat harga jualnya bisa lima hingga tujuh kali lebih tinggi dibandingkan di pasar domestik.

Saat ini, terdapat delapan rumah pengemasan durian beku yang telah memperoleh izin ekspor dari otoritas China, dengan tujuh di antaranya berlokasi di Sulawesi Tengah. Daerah ini dikenal sebagai salah satu sentra produksi durian nasional dengan potensi mencapai 95.140 ton pada tahun lalu. Beberapa varietas lokal seperti durian bawor, durian super tembaga, dan durian namlung dikenal memiliki cita rasa manis dan aroma kuat yang digemari konsumen China, dikutip dari Xinhua. (P-Zamir)

Terverifikasi di Dewan Pers
Nomor 1370/DP-Verifikasi/K/V/2025

xIklan
xIklan