Lompat ke konten
Senin, 12 Oktober 2026
Breaking
DAERAHHUMANIORABencana

Helikopter ‘water bombing’ berjibaku padamkan karhutla yang menyala hebat dekati Bandara Kalsel

Herling Tumbel2 menit baca
Bagikan
Heli water bombing bandara kalsel
Helikopter 'water bombing' berjibaku padamkan api yang menyala hebat dan mendekati Bandara Internasional Syamsudin Noor di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Senin (24/8/26) siang. (Courtesy: Antara)

PRIORITAS, 24/8/26 (Banjarbaru, Kalsel): Satu unit helikopter pembom air (water bombing) dikerahkan untuk memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menyala hebat pada Senin (24/8/26) siang di kawasan ring 1 Bandara Internasional Syamsudin Noor, Banjarbaru, Kalimantan Selatan.

Kepala Subbid Kesiapsiagaan Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kalsel, Ariansyah, menjelaskan, pengerahan armada udara ini sengaja dipusatkan pada titik-titik krusial yang mengancam objek vital nasional dan area pemukiman.

"Helikopter water bombing memang difokuskan di ring 1 bandara karena lahan yang terbakar juga mendekati perumahan penduduk," kata Ariansyah di Banjarbaru, Senin (24/8/26).

Aksi pengeboman air dari udara ini menyasar wilayah Guntung Damar, sebuah kawasan lahan gambut yang berada di Kecamatan Landasan Ulin.

Kehadiran helikopter tersebut menjadi solusi krusial untuk menjatuhkan bom air pada titik-titik api yang sulit ditembus dan dijangkau Satgas Darat.

Proses penanggulangan bencana di lokasi berjalan relatif lancar karena didukung ketersediaan bahan baku air di sekitar lokasi kebakaran. Helikopter dapat bergerak cepat mengambil air dari danau terdekat yang kondisinya masih memadai untuk menyuplai kebutuhan pemadaman.

Kekuatan armada udara dipertebal

Dilansir dari Antara, Ariansyah mengungkapkan, guna mengatasi ancaman kabut asap yang dapat mengganggu aktivitas penerbangan bandara, kekuatan armada udara penanganan karhutla di Kalimantan Selatan saat ini telah diperkuat beberapa unit pesawat dan helikopter khusus.

Dalam kurun waktu satu bulan terakhir, katanya, Provinsi Kalsel mengoperasikan tiga unit helikopter water bombing bantuan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) berkapasitas angkut hingga 4.000 liter.

Helikopter tersebut  terdiri Helikopter tipe MI-8AMT (Nomor Registrasi: RA-22834), Helikopter tipe UH-60L (Nomor Registrasi: N711BF), dan Helikopter tipe AS332C1 Super Puma (Nomor Registrasi: PK-DAN).

Ditambahkan, untuk mempercepat proses pemadaman, satu unit helikopter water bombing tambahan juga baru saja digeser masuk ke Kalsel setelah sebelumnya menyelesaikan tugas operasi penanganan kebakaran di Provinsi Riau.

Selain armada pembom air, Satgas Udara Kalsel turut mengerahkan helikopter patroli jenis Bell 206 Jet Ranger serta satu unit pesawat patroli jenis C208B-EX untuk melakukan pengawasan berkala dan memetakan persebaran titik api dari udara secara real-time. (P-Ant/ht)

Komentar

Rekomendasi untuk Anda

Pasang iklan Anda di sini

Jangkau pembaca Berita Prioritas melalui salah satu kanal berita paling aktif di wilayah ini.

Email Kami